oleh

Ruas Jalan Protokol Sepi Bendera, Peringatan Kemerdekaan Tak Semarak  Harus Menunggu Instruksi

SANGATTA – Bulan Kemerdekaan RI kali ini tampak sepi, terutama di Sangatta Utara. Sepanjang ruas jalan Yos Sudarso, masih minim ditemukan pernak-pernik menyambut kemerdekaan, seperti bendera merah putih yang seharusnya sudah mulai berkibar. Hal ini menjadi perhatian khusus pemerintah. Bahkan Bupati Kutim Ismunandar hingga mengeluarkan instruksi untuk memasang bendera. Namun, usaha tersebut masih belum membuahkan hasil.

Saat ditemui, Haris (43) warga Sangatta Utara menjelaskan alasan dirinya belum memasang bendera. Dia mengaku tak mengetahui informasi jika memang ada instruksi dari bupati.  “Saya tidak tahu kalau wajib. Tidak ada pemberitahuan apapun,” ujarnya saat diwawancarai di ruas jalan Yos Sudarso, Selasa (7/8).

Dia menceritakan, sekira dua tahun lalu ada pembagian bendera. Sehingga bisa langsung dilakukan pemasangan. “Coba saja seperti dulu, ada dibagikan ke setiap rumah, pasti saya pasang,” pungkasnya.

Lebih lanjut ia mengaku, pekerjaan menjadi salah satu alasan dirinya belum sempat memasang bendera. Tidak mempunyai cukup waktu, sehingga dirinya sering kali lupa.

“Saya kerja dari pagi sampai malam, terkadang capek, jadi untuk beli bendera dan mencari bambu belum sempat. Nanti kalau libur saya akan pasang,” katanya.

Berbeda dengan Abdillah Mutaqin, warga yang menetap di Sangatta Selatan mengaku telah memasang bendera di depan rumahnya. Guna menigkatkan rasa nasionalisme.

“Kami sudah mendapat informasi dari kepala desa, saat itu pula langsung memasang bendera. Bahkan tanpa pemberitahuan, dengan kesadaran sebagai warga negara, saya langsung memasangnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, dia menyayangkan jalur utama Sangatta masih sangat sepi. Pasalnya jalan tersebut merupakan akses antarprovinsi. Selain itu, kesadaran atas kecintaan terhadap tanah air, menurutnya mulai mengikis. Sehingga hal seperti ini harus menunggu instruksi.

Bagikan berita ini!
  • 2
    Shares
loading...