oleh

Terkait Pencoretan Edy dari Bacaleg, Pengurus PDI Perjuangan Bungkam?  Disebut Sarat Kepentingan 

BREAKER: “Memang ada yang takut bersaing. Merasa tersaingi. Makanya form CLG itu dijadikan alasan pengunduran diri saya”. Edy Kurniawan (Bacaleg PDI Perjuangan Kaltim)

SAMARINDA – Pencoretan nama Edy Kurniawan dari daftar calon legislatif (bacaleg) memunculkan spekulasi bahwa terdapat persaingan internal Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kaltim. Namun ketika tudingan tersebut dikonfirmasi, para pengurus partai berlambang moncong putih itu satu suara memilih bungkam.

Pada Senin (6/7) lalu, Pengurus Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kaltim, Iswandi menjelaskan, pihaknya bakal memberikan keterangan atas silang sengkarut internal partai tersebut.

Mantan calon Wakil Wali Kota Samarinda itu menegaskan, pengurus masih menunggu kepulangan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kaltim, Ananda Emira Moeis dari Jakarta. Setelah itu, pihaknya akan melakukan konferensi pers.

“Besok (Selasa, Red.) kami akan melakukan konferensi pers. Biar semuanya terang. Saya belum bisa menjelaskannya sekarang,” ucapnya dua hari yang lalu saat berkunjung di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim.

Selasa (7/8) kemarin, Metro Samarinda mengonfirmasi pada Iswandi tentang kepastian waktu pelaksanaan konferensi pers tersebut. Namun dia menegaskan, permasalahan pencoretan Edy tersebut sudah terang di mata publik. Sehingga tidak perlu diterangkan lagi pada masyarakat.

“Ternyata tidak ada yang harus dijelaskan karena semua sudah jelas. Jadi enggak jadi (konferensi pers, Red.), Mas,” jelas Iswandi.

Lalu media ini meminta keterangan pada Bendahara Bappilu PDI Perjuangan Kaltim, Muhammad Samsun. Dia mengaku tidak tahu masalah tersebut. “Silakan ke Mbak Nanda saja ya. Beliau yang lebih tahu. Karena itu urusan pengurus DPD,” imbuhnya.

Media ini berkali-kali menghubungi Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kaltim, Ananda Emir Moeis yang juga biasa dipanggil Nanda. Namun tidak ada jawaban.

Bagikan berita ini!
  • 1
    Share