oleh

Tak Patuh Instruksi, Pengusaha Besar Abaikan Pasang Bendera 

SANGATTA – Instruksi langsung pemasangan bendera merah putih dari pemerintah daerah, rupanya masih diabaikan oleh sejumlah perkantoran termasuk toko besar di Sangatta.

Sidak dilakukan oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat Pemkab Kutim bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Hal tersebut dilakukan setelah beberapa hari pihaknya giat memberikan surat edaran.

Asisten Kesra, Mugeni mengatakan, tujuan dilakukannya aksi ini merupakan upaya menyadarkan dan meningkatkan rasa patriotisme sebagai warga negara.

“Kami turun untuk meningkatkan kesadaran rasa nasionalisme. Banyak sekali kantor tidak mengindahkan instruksi kami,” ujarnya.

Menurutnya kondisi seperti ini sangat memprihatinkan, banyaknya pengusaha terkenal dan berpenghasilan tinggi namun tidak memasang bendera. Seperti Indomaret, Alfamidi, Suzuki, Mandiri, BNI, Bank Mega, sejumlah hotel dan toko besar.

“Tidak hanya toko modern saja, tetapi bank, dealer, dan toko berpendapatan cukup tinggi mengabaikan aturan ini,” ujarnya saat diwawancarai usai sidak, Rabu (8/8).

Melihat banyaknya bendera tak laik pakai, ia meminta pada pelaku usaha untuk mengganti dengan yang baru. Informasi ini juga tak hanya disampaikan pada pengusaha saja, namun sasarannya meluas hingga camat dan RT.

“Sekadar formalitas, masih banyak sekali saya temui bendera usang bahkan sobek yang terpasang. Terlihatkan rasa cinta pada negara sangat minim,” tandasnya.

Pihaknya mengaku akan memberi sanksi, yang awalnya berupa teguran terlebih dahulu.

Menanggapi hal tersebut, Kasi Penertiban Umum Satpol PP Kutim, Syamsul Arif mengaku, telah menyebarkan surat edaran ke semua tempat yang dirasa perlu memasang bendera. Ia merasa bingung saat surat perintah tersebut diabaikan.

“Saya sudah bagikan ke semua. Heran juga, masih ada saja yang bandel seperti ini,” tutupnya. (*/la)

Bagikan berita ini!
  • 5
    Shares
loading...

Komentar