oleh

Galang Dana, Jurnalis dan Wapena Se-Kaltim Turun ke Jalan Aksi Kemanusiaan Peduli Korban Gempa di Lombok dan Bali 

Bencana gempa di Lombok dan Bali turut menggetarkan empati para kuli tinta. Sejumlah jurnalis dan relawan di bawah naungan Wartawan Peduli Bencana (Wapena) Kaltim menggelar aksi solidaritas untuk korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali di Simpang Empat Lampu Merah, Rabu (8/8) kemarin.

DEVI NILA SARI, Samarinda

DIMULAI pukul 09.30 Wita hingga 11.00 Wita, aksi ini tidak hanya digelar di Samarinda, namun juga di Sangatta, Bontang, Kukar, dan beberapa daerah lainnya sebagai bentuk kepedulian jurnalis di Kaltim terhadap para korban bencana di Lombok dan Bali. Informasi terakhir yang diperoleh, telah terkumpul dana sekira Rp 12,3 juta yang siap dikirimkan untuk para korban bencana.

Ketua Wapena Kaltim, Amir Hamzah mengatakan, dana yang terkumpul tersebut nantinya akan diberikan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim. Untuk kemudian bisa langsung disalurkan ke korban gempa di Lombok maupun Bali.

“Semua dana yang terkumpul dari setiap daerah, nanti akan kami jadikan satu dan serahkan ke BPBD Kaltim guna disalurkan ke korban bencana,” tutur Amir usai aksi penggalangan dana.

Dia menjelaskan, aksi kemarin merupakan bentuk solidaritas dari kalangan jurnalis, guna meringankan beban korban bencana alam. “Walau hasilnya tidak terlalu banyak, setidaknya dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Lombok maupun Bali,” kata pria yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kaltim ini.

Terpisah, salah seorang jurnalis sekaligus Kepala Biro (Kabiro) Metro Samarinda, Dirhanuddin mengungkapkan, aksi solidarits seperti ini penting untuk dilakukan terutama bagi kalangan jurnalis peduli bencana. Karena aliansi jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia pun turut menggelar aksi solidaritas ini, begitu pun dengan di Kaltim.

Bagikan berita ini!
  • 1
    Share