oleh

Dewan Ragu Kucurkan Dana MYC Tak Ingin Salah Langkah, Anggap Sisa Pembayaran Proyek Tak Wajib 

SAMARINDA – Progres pengerjaan proyek multiyears contract (MYC) yang terancam tak selesai di tahun 2018 membuat Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) belum satu suara. Untuk melakukan pengalokasikan sisa anggaran proyek tahun jamak tersebut.

Diketahui, untuk tujuh proyek tahun jamak atau MYC, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim belum menganggarkan sebesar Rp 450 miliar. Sedianya, tahun ini sisa pembayaran untuk tujuh MYC tersebut dianggarkan.

Anggota Banggar DPRD Kaltim, Muspandi mengatakan, dua pendapat berbeda muncul karena perbedaan tafsir terhadap aturan. Salah satu tafsirnya, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 21 Tahun 2011 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, anggaran untuk MYC harus dialokasikan sesuai masa kontrak.

“Persoalan anggaran itu terserap atau tidak terserap, itu urusan teknis di lapangan. Tapi kalau menurut saya, alokasi anggaran untuk MYC di APBD Perubahan itu tidak wajib. Masih ada ruang bagi kami untuk tidak mengalokasikan sama sekali anggaran untuk MYC,” ucap Muspandi, Rabu (8/8) kemarin.

Apabila ke depan muncul gugatan karena tidak dianggarkan, menurut dia, hal itu tidak menimbulkan masalah yang berarti. Pun demikian, jika dianggarkan pada 2019, maka tidak akan membebani gubernur dan wakil gubernur yang baru.

“Dalam pembahasan APBD 2019, tetap saja melibatkan gubernur yang sekarang. Artinya gubernur sekarang yang masih terlibat dalam pembahasan APBD 2018 sampai 2019,” tegasnya.

Karena itu, anggaran untuk MYC di APBD Perubahan sejatinya tersedia. Namun Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Pemprov Kaltim 2017, belum sepenuhnya yakin pengerjaan proyek tahun jamak tersebut sesuai tenggat waktu yang direncanakan.

“Kalau misalnya tidak selesai tahun ini, kami minta itu diaudit. Atau bisa juga dengan cara ada optimalisasi pengerjaan MYC,” sebutnya.

Bagikan berita ini!
  • 2
    Shares