Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Advertorial

Pansus Banjir Segera Sodorkan Program  Bawa ke Dua Kementerian, Ikut Sertakan OPD Terkait 

Published

on

Dibaca normal 2 menit

Data Permasalahan banjir maupun program penanganannya dalam waktu dekat akan disodorkan kepada Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Hal ini diungkap Ketua Panitia Khusus (Pansus) Banjir, Bakhtiar Wakkang saat menggelar rapat kerja beberapa waktu lalu.

“Supaya mereka (kementerian, Red.) juga mengerti bagaimana program penanganan banjir di Bontang,” kata Bakhtiar.

Tak hanya itu, data yang sama juga akan diberikan kepada Kementerian Kehutanan (Kemenhut). Terutama mengenai status lahan program penanganan banjir jangka panjang yakni Bendungan Suka Rahmat.

Rencananya Pansus akan melaporkan data itu bersama dengan Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang. “Dalam waktu dekat kami akan ke Bappenas dan Kemenhut,” ucapnya.

Bakhtiar berujar, nantinya hasil rekomendasi pansus juga akan dibawa ke gubernur terpilih, Isran Noor. Tujuannya agar realisasi pembangunan Bendungan Suka Rahmat segera dilakukan. Mengingat Detail Engineering Design (DED) sudah dirancang oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat Kaltim.

Sebelum pelantikan gubernur terpilih November mendatang, Politisi NasDem menyebut akan mengatur waktu pertemuan dengan Isran Noor. Dikatakannya, dalam pemaparan visi-misi pasangan Isran-Hadi, salah satu fokus kerja nantinya bakal mengatasi masalah banjir di Kaltim. “Itu masuk dalam visi dan misi nomor tiga yakni berdaulat dalam pembangunan infrastruktur,” tutur Bakhtiar.

Dia mengaku hasil pembahasan materi pansus banjir sejauh ini sudah 70 persen. Kini pansus menunggu finalisasi dari hasil kajian Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda. Bakhtiar memaparkan, dalam rekomendasi pansus, selain program jangka panjang, ada pula jangka menengah dan pendek.

Untuk program jangka pendek diambil oleh Pemkot Bontang. Sehingga pihaknya meminta pemkot fokus menyelesaikan tata kelola air di Bontang. Salah satunya pembangunan polder di tiga titik yakni Kelurahan Telihan, Api-Api, dan Bontang Kuala.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments