Advertorial

Disdukcapil Perekaman e-KTP di SMKN 1 

BONTANG – Sebanyak 205 siswa SMKN 1 Bontang, Rabu (8/8) sampai dengan Kamis (9/8) kemarin melakukan perekaman e-KTP secara massal di sekolah mereka. Kegiatan ini merupakan program Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bontang, dalam rangka menyelesaikan perekaman bagi penduduk usia pemula (17 tahun) yang saat ini berada di sekolah-sekolah SMA/SMK/MA di Kota Bontang.

Hingga saat ini, pihak Disdukcapil telah melakukan perekaman e-KTP kurang lebih 15 sekolah, dari kurang lebih 30 sekolah tingkat SLTA yang ada di Bontang.

Kepala Disdukcapil Bontang Yuliatinur mengatakan, program ini adalah salah satu dukungan dari Pemkot Bontang terhadap program Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA), yang telah dicanangkan pemerintah pusat awal tahun 2018. Salah satu target yang ingin dicapai adalah, menuntaskan perekaman e-KTP bagi penduduk yang belum melakukan perekaman.

Sementara itu, Plt Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Bontang Mohammad Karnadi menyampaikan, perekaman ke sekolah-sekolah tersebut merupakan bentuk sosialisasi kepada adik-adik pelajar usia pemula, akan pentingnya memiliki dokumen kependudukan, termasuk KTP elektronik sebagai identitas penduduk warga negara Indonesia.

“KTP merupakan salah satu dokumen kependudukan yang sangat penting. Karena dengan memiliki KTP, pemegangnya dapat mempergunakannya untuk berbagai hal administrasi. Di antaranya untuk mengurus administrasi di bidang kesehatan, perbankan, kepolisian, imigrasi dan lain sebagainya. Termasuk untuk dapat dipergunakan sebagai syarat menggunakan hak pilihnya nanti, pada saat Pemilu 2019 mendatang,” jelasnya.

Selain perekaman ke sekolah-sekolah, beberapa waktu lalu Disdukcapil bersama pihak kecamatan juga telah melakukan pelayanan keliling jemput bola ke wilayah-wilayah pesisir Bontang. Seperti di Pulau Gusung, Tihi Tihi, dan Selangan. Ada pula pelayanan perekaman e-KTP di hari libur di kelurahan-kelurahan.

Selain itu, Disdukcapil juga siap jemput bola turun melakukan perekaman ke rumah-rumah warga yang sakit, jompo, atau lansia. Sepanjang ada laporan-laporan dan informasi dari warga.

“Kami siap jemput bola turun melakukan perekaman.” tegasnya.

Dalam perekaman e-KTP tahun ini, selain pelajar yang telah berusia 17 tahun, Disdukcapil juga melakukan perekaman bagi pelajar yang masih berusia 16 tahun. Tetapi bulan April sebelum pemilu 2019 telah mencapai usia 17 Tahun, dengan tujuan agar pada saat pemilu bulan April tahun 2019 nanti, mereka bisa langsung mencetak KTP elektroniknya, dan bisa berpartisipasi pada saat pemilu sebagai pemilih pemula. (*/adv/rdy)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button