oleh

10 Makam Tua di Senumpak Dibongkar Diduga karena Perusahaan Masuk, Warga Ramai Jual Tanah 

Desa Maloy Kecamatan Sangkulirang sempat heboh. Pasalnya, warga berbondong-bondong membongkar makam tua di Pulau Senumpak. Belum diketahui pasti maksud pembongkaran tersebut.

Dari informasi yang dihimpun Sangatta Post, sedikitnya 10 makam yang sudah dibongkar. Hingga saat ini masih berjalan. Kemungkinan, akan terus bertambah banyak.

Pasalnya, semula Senumpak merupakan sebuah perkampungan warga. Sehingga, banyak warga dimakamkan di sana. Bahkan, warga Maloy juga banyak dimakamkan di pulau tanpa penghuni tersebut.

Karena berjalannya waktu, pulau itu mulai ditinggalkan. Warga lebih banyak hijrah ke Maloy. Nah, kini pulau itu mulai ramai. Kabarnya perusahaan masuk. Warga banyak yang menjual tanah ke perusahaan.

“Dari kabar yang saya tau, kalau ada perusahaan masuk. Warga di sini (Maloy) semua jual tanah mereka. Sudah banyak yang jual tanah. Termasuk yang ada kuburannya,” katanya.

Kuburan tersebut berada di salah satu tanah warga bernama MK. MK inilah yang akan menjual tanah ke perusahaan. Sayangnya, karena tanah dijual, terpaksa makam harus dibongkar.

“Mereka takut digusur. Makanya mereka bongkar kuburan keluarganya masing-masing. Tulang-tulangnya dipindah ke Makam Maloy,” lanjutnya.

Warga berharap, makam tersebut tak dipindah. Tanah yang ada makamnya dihibahkan. Atau digantikan oleh pemerintah. Sehingga warga tak membongkar makam-makam tersebut.

“Kasihan sekali harus dibongkar hanya gara-gara mau dijual. Kami berharap dibebaskan saja. Karena sudah lama sekali,” harap Ai warga yang orang tuanya dimakamkan di sana.

Dirinya berharap, aparat kepolisian turun tangan. Untuk memastikan permasalahan yang sebenarnya. Jangan sampai menimbulkan gejolak.

“Seharusnya dicarikan solusi yang baik. Nah peran kepolisian sangat diharapkan,” katanya.(dy)

Bagikan berita ini!
  • 1
    Share
loading...