Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Samarinda

Jika Pembangunan Masjid di Kinibalu Dilanjutkan, Warga Ancam Bakal Kembali Demo 

Published

on

Dibaca normal 2 menit

SAMAINDA – Permintaan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak untuk melanjutkan pengerjaan proyek pembangunan masjid di lapangan Kinibalu Samarinda, ditanggapi dingin oleh warga setempat. Warga bahkan tidak bergeming dengan perintah Awang untuk menangkap siapa saja yang menghalangi proyek tersebut.

Ketua RT 7 Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Ulu, Irfan Samsurizal mengatakan, setelah membaca “tudingan” dan perintah gubernur, warga setempat langsung melakukan pertemuan. “Hasil pertemuan kami, rencananya mau demo lagi. Sekarang sedang nyusun rencana dan waktu yang tepat untuk demo,” ungkap Irfan, Kamis (9/8) kemarin.

Irfan memastikan, pihaknya akan kembali melakukan demonstrasi pada Senin (13/8) mendatang. “Ya kami pastikan Senin demo lagi,” tuturnya.

Dari pantauan Metro Samarinda, sehari setelah gubernur memerintahkan pekerjaan dilanjutkan, proyek tersebut dijaga ketat personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kaltim. Penjagaan itu diduga dilakukan untuk melerai kemungkinan adanya “gangguan” dari warga.

Sementara di lokasi proyek, terlihat puluhan pekerja sedang melanjutkan pengerjaan proyek yang sediannya selesai pada November 2018 itu. Sementara sekitar lokasi, para personel Satpol PP hilir mudik.

Kepala Cabang PT BCK Kaltim, Rizal Hartanto menyebut, para pekerja di proyek masjid Kinibalu kerap kali mendapat gangguan oknum tertentu. Bahkan, sesekali pekerja mendapat ancaman.

“Beberapa pekerja kami ada yang diintimidasi. Kadang tukang kami itu diteriakin dan dilempar. Kami sudah koordinasi dengan Polres (Kepolisian Resor, Red.) agar kami dijaga. Supaya kami bisa bekerja dengan penjagaan,” tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Rabu (8/8) lalu meninjau pengerjaan proyek pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu, Samarinda. Orang nomor satu di Benua Etam itu memastikan, proyek yang memakan anggaran Rp 81,85 miliar itu rampung di akhir masa jabatannya.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments