oleh

Fitra: Anggaran MYC Harus Dialokasikan  Jika Tak Dianggarkan, Pemprov Melanggar Aturan 

SAMARINDA – Silang pendapat antara anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tentang alokasi anggaran untuk multiyears contract (MYC) di APBD Perubahan 2018 masih terus berlangsung. Karenanya, perbedaan pandangan tersebut mendapat sorotan dari Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra).

Anggota Dewan Penasehat Fitra, Nandang Suherman mengatakan, DPRD dan Pemprov Kaltim harus mengalokasikan anggaran untuk MYC di APBD Perubahan 2018. Sebab masa jabatan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak akan berakhir pada 17 Desember 2018. Sehingga MYC tidak boleh meninggalkan utang bagi Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim periode 2018-2023.

“Intinya kan begini, tidak boleh MYC itu meninggalkan utang. Harus diselesaikan untuk satu masa kepemimpinan. Kalau enggak dialokasikan, itu bisa disebut pelanggaran,” kata Nandang, Kamis (9/8) kemarin.

Namun, alokasi anggaran tersebut tetap memperhatikan progres pengerjaan. Dia menyarankan, pembayaran dilakukan sesuai tahapan yang sudah dikerjakan. Sebab pemerintah tidak boleh membayar MYC yang belum dikerjakan kontraktor.

“Apalagi yang kerjakan MYC itu kan kontraktor murni. Jadi harus dialokasikan lebih dulu. Persoalan nanti enggak dibayar, itu tidak masalah. Asal anggarannya dialokasikan dulu di APBD Perubahan,” katanya.

Dia menyebut, ada dua sistem perjanjian MYC. Antara lain dikerjakan oleh kontraktor dan kerja sama pemerintah dengan pihak ketiga. Dalam perjanjian pertama, di mana MYC dikerjakan kontraktor, maka anggaran harus terlebih dulu dialokasikan pemerintah. Dengan catatan, pemerintah daerah tetap memperhatikan progres pengerjaan di lapangan.

Kemudian MYC yang dikerjakan pihak ketiga, umumnya dengan cara seluruh kegiatan dikerjakan terlebih dulu. Kemudian setelah rampung, pemerintah daerah menganggarkan sesuai perjanjian awal. “Jadi cara ini bayarnya di akhir. MYC harus diselesaikan 100 persen dulu oleh pihak ketiga,” terangnya.

Bagikan berita ini!
  • 2
    Shares
loading...