oleh

ODGJ Perlu Perhatian Masyarakat  Terutama Dukungan dari Keluarga 

SAMARINDA – Kebanyakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dipandang sebelah mata karena dianggap mengganggu dan meresahkan masyarakat. Padahal jika dibiarkan sendirian, ODGJ ini akan semakin tidak terkendali dan dapat melukai orang-orang di sekelilingnya. Oleh karena itu, diperlukan perhatian khusus terutama dukungan keluarga agar para mereka dapat segera sembuh dan berperan aktif di lingkungannya.

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda, dr Slamet Subagyo mengatakan, seharusnya masyarakat dapat merubah paradigmanya terhadap ODGJ. Jangan hanya membiarkan mereka berkeliaran namun juga harus dilaporkan agar dapat segera ditangani instansi terkait.

“Terutama bagi ODGJ yang memiliki keluarga. Keluarganya dapat memberikan perhatian khusus. Karena peran keluarga sangat penting agar ODGJ ini mampu berperan di masyarakat,” tutur Slamet yang ditemui diacara sosialiasi ODGJ tersebut.

Selain itu, mengenai penanganan ODGJ yang berkeliaran di jalanan, ia meminta kepada seluruh puskesmas agar bisa bergerak menjemput bola, agar keberadaan ODGJ di luar dapat segera terdeteksi. Pasalnya, masih banyak ODGJ berkeliaran tanpa terdeteksi. Terutama yang berasal dari luar daerah.

Masyarakat juga diminta turut membantu melaporkan setiap ODGJ yang meresahkan agar dapat segera ditangani. “Masyarakat juga harus aktif melaporkan ODGJ yang berkeliaran, jangan hanya dianggap meresahkan. Stigma ini yang perlu dirubah. Karena sesungguhnya ODGJ ini perlu pembinaan, agar tidak meresahkan masyarakat,” terang dia.

Diakui Slamet, jumlah ODGJ di Kota Tepian semakin tidak terkendali. Ia pun memperkirakan kalau jumlah warga Samarinda mencapai satu juta jiwa, maka jumlah ODGJ bisa mencapai 112 orang. Dan itu merupakan jumlah yang terdeteksi.

“Puskesmas harus tanggap untuk penanganan ODGJ, seperti yang dilakukan Puskesmas Sempaja. Setiap Jumat ada kegiatan rutin untuk membina para pasien ODGJ. Jadi tidak harus harus dibawa ke RS Atma Husada,” ujarnya.

Bagikan berita ini!
  • 2
    Shares
loading...