oleh

Pemprov Ingin Pembangunan Masjid Tetap Dilanjutkan, Kinibalu Bakal Dicarikan Pengganti 

“Saya kira usulan atau masukan mencarikan lapangan pengganti Kinibalu cukup bagus. Pemprov masih ada banyak aset yang bisa disediakan untuk itu. Bila perlu nanti akan kami carikan lokasi yang berada di sekitar Kampung Jawa dan Bugis.” Meiliana, Pj Sekprov Kaltim

SAMARINDA – Pembangunan masjid di Lapangan Kinibalu, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda sampai saat ini masih menuai pro dan kontra dari masyarakat. Akibatnya, pelaksanaan pembangunan masjid itu belum sepenuhnya bisa dikerjakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

Dalam jumpa persnya, Jumat (10/8) kemarin, Penjabat (Pj) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim, Meiliana mengakui, pembangunan masjid di lapangan Kinibalu memang masih menuai pro dan kontra. Hal itu dikarenakan masih adanya beberapa ketua Rukun Tetangga (RT) yang menolak proyek tersebut.

Meski begitu, Meiliana meyakinkan, pembangunan masjid bernilai Rp 81.853.936.000 telah memenuhi prosedur. Salah satunya sudah mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB) yang belakangan disebut tidak dimiliki Pemprov Kaltim.

“Lahan masjid itu bersertifikat. Hak guna pakai untuk pemprov juga ada. Sertifikatnya itu ada di BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Red.). Memang, dari 40 RT di Kelurahan Jawa, masih ada 4 RT yang menolak. Tapi setiap hari kami memberikan pengertian,” kata Meiliana.

Selain itu, Meiliana menyebutkan, seperti lurah dan camat setempat telah memberikan persetujuan atas pelaksanaan pembangunan masjid. Karenanya, tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan proyek yang dibangun di atas lahan seluas 16.261 meter persegi itu.

“Pemprov sudah pernah mengajukan IMB dan IMB-nya sudah ada dengan nomor 693/DPMPTSP-KS/IMB/C/4/2018. Nomor registernya juga sudah ada,” ungkapnya.

Diakui, sejauh ini pembangunan masjid belum mendapatkan rekomendasi atau persetujuan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Walau begitu, pemprov akan terus membangun komunikasi dengan jajaran FKUB maupun dengan semua pihak terkait.

Bagikan berita ini!
  • 1
    Share