Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Hoaks atau Tidak?

Maling Anjing di Medan Jadi Hoax Gempa Lombok

Published

on

Dibaca normal 2 menit

PERBINCANGAN netizen-netizen latah pascagempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB) menimbulkan banyak kegaduhan. Mereka menyebarkan informasi yang bersumber dari “katanya-katanya”. Padahal, faktanya tidak demikian.

Jawa Pos bersama Lombok Pos menghimpun sejumlah pesan berantai yang dampaknya merugikan masyarakat NTB. Pesan tersebut, antara lain, adanya isu maling yang menyatroni rumah warga dan tempat pengungsian. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran berlebihan di kalangan warga. Baik yang mengungsi maupun tidak.

Kekhawatiran juga menyelimuti warga maupun jurnalis yang melakukan peliputan. Sebab, warga sering curiga dengan orang baru yang datang. Jawa Pos menemukan banyak posting-an yang menyebutkan terjadi aksi pencurian dan perampokan pascagempa di NTB. Foto-foto dan video terkait hal tersebut disebar netizen yang tidak melihat dan mengalami kejadiannya langsung.

Misalnya, yang disebar akun Facebook Purniawirawan Gookk (Fb.com/nia.gok). Dia dengan pede mem-posting sebuah gambar di akun Facebook resmi milik Polda NTB. ”Ini kan di kopang pak. Baru aja temen live,” tulis Purniawirawan. Jawa Pos juga menemukan akun lain yang mem-posting gambar serupa. Yakni, akun Dinde Ninge (fb.com/jaman.new.39).

”Nasib TRAGIS MALING TERNAK di Kopang Lombok Tengah kejadiannya pukul 11:30 ..malam ini.. dimassa oleh warga hingga tewas ditempat….ya Allah SWT…masih ada juga manusia yg memanfaatkan kesempatan di saat saudara2 nya masih dalam kesusahan..ndk bisa mau ngomong apa lagi…!!!” tulis Dinde Ninge.

Ternyata, foto yang diunggah Purniawirawan dan Dinde Ninge bukan kejadian di Kopang, Lombok Tengah. Foto tersebut ternyata kejadian amuk massa terhadap pencuri anjing di Medan. Sejumlah portal berita di Sumatera Utara pernah memberitakan peristiwa yang terjadi Desember 2017 itu. Anda bisa mengakses berita dari kejadian tersebut di situs Sumut Pos (Jawa Pos Group) lewat link bit.ly/SumutPos.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments