Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Samarinda

Jelang Perayaan Iduladha 1439 H, Harga Sembako Diprediksi Melambung 

Published

on

Dibaca normal 4 menit

SAMARINDA – Pekan ini seluruh harga kebutuhan pokok di Samarinda terpantau stabil. Namun hal itu diperkirakan tidak berlangsung lama. Sebab menjelang hari raya Iduladha, diprediksi sebagian besar kebutuhan harian masyarakat akan mengalami kenaikan.

Hajanur (50), penjual ayam pedaging di Pasar Segiri Samarinda mengaku sudah sepekan terakhir harga ayam stabil. Misalnya ayam potong dengan ukuran 2,8 kilogram (kg), harganya masih Rp 55 ribu per ekor.

Pada pekan sebelumnya, harga ayam dengan ukuran sedang tersebut Rp 75 ribu per ekor. Sementara itu, ayam potong dengan ukuran 1,7 kg, harganya berkisar Rp 45 ribu per ekor. Padahal pada pekan lalu, harga ayam tersebut bertengger di angka Rp 60 ribu.

“Sekarang harganya enggak berubah. Sudah seminggu enggak ada perubahan. Tapi kalau infonya, sebelum tanggal 22 Agustus ini, harganya akan naik,” ungkap perempuan paruh baya yang sudah berjualan ayam selama 20 tahun itu.

Menurut dia, perubahan harga tersebut sudah lumrah terjadi menjelang perayaan hari-hari besar. Khusus di bulan ini, diperkirakan Idul Kurban akan jatuh pada 22 Agustus. Sehingga sepekan sebelum itu, harga-harga kebutuhan pokok akan naik.

“Karena kan banyak yang pesan ayam. Apalagi nanti setelah orang haji itu pulang. Biasanya lebih banyak lagi pesanan. Itu kan biasa setiap tahun, orang selamatan setelah pulang dari Makkah,” ungkapnya.

Di hari-hari biasa, setiap hari Hajanur hanya menjual 120 ekor sampai 150 ekor. Sementara menjelang Iduladha, jumlah ayam yang dijualnya kian bertambah. Karenanya meski harga ayam meningkat, pembeli tetap memesan dengan jumlah yang banyak.

“Paling banyak itu tiga hari sebelum lebaran. Banyak yang cari ayam. Sekarang stoknya masih banyak. Kalau masuk Iduladha, biasanya stok berkurang,” bebernya.

Sebelumnya1 dari 3 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments