Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Samarinda

Istri Jaang Ajukan Gugatan di Bawaslu Dinyatakan Tak Memenuhi Syarat dalam Pencalegan

Published

on

Dibaca normal 2 menit

SAMARINDA – Istri Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, Puji Setyowati mengajukan gugatan sengketa ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim. Pasalnya, Puji yang tercatat sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari Partai Demokrat ini dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dalam proses pencalegan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim.

Bukan hanya Puji, bacaleg perempuan lainnya, Halimah dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) turut mengajukan sengketa ke Bawaslu Kaltim. Senada dengan Puji, Halimah juga dinyatakan TMS oleh KPU Kaltim. Karenanya, dua bacaleg perempuan tersebut terancam tidak dapat mengikuti perebutan kursi anggota DPRD Kaltim di pemilu 2019.

Ketua Bawaslu Kaltim Saipul menyebut, pada Jumat (10/8) lalu pihaknya telah menerima laporan dua politisi tersebut. Sedianya pada hari berikutnya, dapat dilakukan mediasi antara pelapor dan  terlapor (KPU).

“Tetapi karena dalam aturan itu mediasi harus dilakukan di hari kerja, maka kami tunda sampai Senin. Di awal ini, kami hanya melakukan media,” ungkap Saipul pada Metro Samarinda, Ahad (12/8) kemarin.

Kata dia, Bawaslu akan menggali data materiel dan formal yang diajukan para pemohon. Sehingga dapat diuji melalui mediasi dengan KPU. Dengan begitu dapat diputuskan keduanya dapat diberikan kesempatan untuk ikut menjadi calon legislatif (caleg) atau gugur dari pencalegan.

“Jadi kemungkinan nanti bisa tidak ada titik temu dalam mediasi itu. Atau bisa juga sebaliknya, ada titik temu. Sehingga ada kesepakatan antara partai politik dan KPU,” jelasnya.

Dalam mediasi tersebut, lanjut Saipul, bisa saja muncul syarat tertentu yang disepakati pemohon dan termohon. Dengan begitu, syarat itu harus dipenuhi sehingga kedua bacaleg dapat menjadi peserta pileg.

“Karena itu peluang mereka untuk lanjut pada tahapan berikutnya, itu masih ada. Tapi itu nanti bisa dipastikan setelah mediasi,” tutur dia.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments