Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Advertorial

Komisi III DPRD Imbau Pakai Alat Keselamatan Kerja Tinjau Pembangunan Asrama Ponpes Hidayatullah

Published

on

Dibaca normal 2 menit

BONTANG – Setelah melakukan kunjungan lapangan ke Gang Limau, Komisi III DPRD melanjutkan melihat progres pembangunan asrama Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah. Mengingat tiga tahun lalu bangunan asrama ludes dilahap si jago merah.

Pembangunan rumah susun (Rusun) itu dilakukan oleh Satuan Kerja Non Vertikal (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Timur bersama Pemerintah Kota Bontang dengan anggaran 2018. Pembangunan Rusun dikerjakan oleh kontraktor PT. Prima Kaltim Mandiri. Dengan durasi selama 210 hari dengan nilai kontrak Rp 6.625.570.000.

“Ini adalah perjuangan Pemkot Bontang dalam pengadaan sarana di pondok pesantren ini,” kata Ketua Komisi III Rustam HS yang memimpin jalannya kunjungan lapangan, Senin (13/8) kemarin.

Dikatakannya, tujuan kunjungan kali ini dalam rangka pengawasan terhadap segala pembangunan infrastruktur yang ada di Bontang. Meskipun pembangunan tidak memakai dana APBD Kota Bontang.

Sementara, Sekretaris Komisi III Agus Suhadi mengingatkan kontraktor agar memakai alat keselematan kerja seperti helm, sepatu, dan Protecta Full-Body Harness. Pasalnya seluruh karyawan tidak menggunakan ketiga item tersebut.

“Saya tekankan kepada kontraktor untuk memperhatikan alat keselamatan kerja. Kami disuruh pakai tetapi yang bekerja saya perhatikan tidak menggunakannya,” kata Agus Suhadi.

Anggota Komisi III Rusli pun berharap agar memakai kabel berukuran 2,5 milimeter untuk instalasi listrik. Tujuannya agar terhindar dari korsleting listrik yang dapat menyebabkan terjadinya kebakaran. “Saya mau lihat ukurannya berapa,” ucap Rusli.

Dwi selaku Site Manager PT. Prima Kaltim Mandiri mengatakan, pembangunan ini akan selesai pada pertengahan Oktober. Meskipun jika mengacu kontrak berakhir pada 7 November. “Saat ini progres pembangunan sudah mencapai 43 persen. Saya optimistis dapat selesai di bulan Oktober nanti,” kata Dwi.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments