oleh

Disdukcapil Lawan Hoaks Beredar Isu Tak Benar Tentang e-KTP Harus Diperpanjang

BONTANG – Mendekati Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 akan yang digelar serentak 17 April 2019, semakin banyak berita hoaks yang beredar di masyarakat. Salah satu yang saat ini santer beredar di jejaring sosial ataupun grup-grup chat online adalah perlunya perpanjangan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) yang diterbitkan tahun 2012/2013.

Kadisdukcapil Bontang, Dra. HJ. Yuliantinur, MM

Isi dari pesan hoaks tersebut berbunyi sebagai berikut, “MOHON PERHATIAN, Bagi yang sudah punya e-KTP terbitan th.2012/2013, Segera AKTIFASI kan, cukup datang ke kecamatan tidak usah mengisi blanko apapun, hanya menunjukkan KTP dan KK, setelah itu sidikjari selesai. KTPnya tetap KTP yang lama, hanya akses masa berlakunya dibuka untuk seterusnya/seumur hidup, Contoh: KTP si A masa berlakunya habis tanggal 21 Maret 2017, karena tidak tahu dan hanya menerima Informasi bahwa KTPnya berlaku seumur hidup, maka si A santai-santai saja dan si A hanya mengetahui kalau KTPnya dalam kondisi terblokir. Begitu ada keperluan yang berhubungan dengan KTP. KTP tersebut tidak berfungsi, oleh karena ltu sebaiknya segera aktifasikan kembali ke kecamatan. Caranya seperti yang tersebut di atas.Semoga bermanfaat dan mohon bisa di sharing ke grup lain, makasih.”

Untuk menepis isu hoaks tersebut, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Bontang Yuliatinur menjelaskan, tidak benar e-KTP terbitan tahun 2012/2013 memiliki tanggal kadaluarsa atau bisa habis masa berlakunya dan harus di perpanjang dan diaktifasi kembali. Aktifasi e-KTP hanya dilakukan pada saat Pencetakan awal, sebagaimana surat edaran yang diterbitkan oleh Kemendagri Nomor: 470/296/SJ dan Surat Edaran Gubernur Kaltim Nomor: 470/749/Pem.Um.D serta Surat Edaran Wali Kota Bontang Nomor: 470/07.3/DKPS.3 tentang KTP elektronik berlaku seumur hidup.

Bagikan berita ini!
  • 1
    Share
loading...