Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Sangatta

Akhir Agustus, Bapenda Yakin PAD Capai Target Sentuh Angka Rp 87,5 M dari Target Rp 89,14 M

Published

on

Dibaca normal 1 menit

SANGATTA – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutim, laik diapresiasi. Pasalnya, di bawah kepemimpinan Musaffa, setiap tahun PAD Kutim terus mengalami kenaikan. Bahkan melampaui target.

Tahun 2018 ini, hanya membutuhkan waktu delapan bulan, Pemkab Kutim sudah meraih Rp 87,5 miliar atau 98,2 persen dari target yang diharapkan, sebesar Rp 89,14 miliar. Pada akhir Agustus ini, dipastikan 100 persen.

“Sampai akhir tahun, bisa over target lagi. Karena masih ada 4 bulan untuk menggenjot. Untuk mencapai target, akhir Agustus ini sudah 100 persen,” ujar Kepala Dispenda Kutim, Musaffa.

Tidak hanya PAD Kutim, pajak daerah pun ikut lampaui target. Pendapatan dari pajak daerah sebesar 123 persen dari yang ditargetkan. Yakni, Rp 40,53 miliar dari target Rp 32,9 miliar.

“Kita patut bangga, karena pajak melampaui target. Begitupun PAD kita. Kita wajib bersyukur dengan hasil yang diraih Kutim,” katanya.

Mengenai PAD lanjut dia, memang diakui beberapa OPD belum memberikan yang maksimal. Akan tetapi sudah mengalami perubahan. Semua OPD mulai bergerak.

“Setiap tiga bulan sekali ada evaluasi dengan OPD. Kami membedah PAD apa yang harus  dihasilkan dan apa masalahnya.  Kalau tak bisa tingkat OPD,  baru ke atasan minta solusi,” katanya.

Terkait penegasan untuk memaksimalkan PAD di masing-masing OPD, Bapenda tak dapat berbuat banyak. Pihaknya hanya memberikan saran, gambaran, dan solusi terkait hal itu.

“Kan Bapenda dengan OPD lain sama saja. Kecuali atasan yang menegaskan. Kalau kami hanya menyarankan saja. Harapan saja, agar PAD di OPD bisa ditingkatkan,” katanya.

Menggenjot PAD merupakan salah satu cara untuk menekan defisit di Kutim. Kutim mulai berpikir tanpa harus mengandalkan dana bagi hasil dan royalti batubara.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments