Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Sangatta

Sampah Menumpuk, Ganggu Aktifitas Warga Diacak Hewan, Menyebar Ke Badan Jalan

Published

on

Dibaca normal 2 menit

SANGATTA – Tidak hanya di Sangatta, ternyata permasalahan sampah kerap mengganggu dimana-mana. Termasuk penjuru Kutim, salah satunya di Kecamatan Sangkulirang.

Tumpukkan sampah yang mengganggu warga terdapat di beberapa titik, terlebih di dekat pemukiman warga.

Bahkan sampah yang sudah dibungkus plastikpun tak ayal menjadi masalah. Pasalnya, dua hari menumpuk, lalu banyaknya hewan yang mengganggu, menjadi penyebab sobeknya bungkusan plastik.

Salah satu warga bernama Syahroni, warga Desa Benua Baru, Kecamatan Sangkulirang itu menyebutkan, sebenarnya tempat sampah sudah disiapkan hampir di semua tempat. Di pinggir jalan dan muara gang, namun karena keterlambatan pengangkutan, maka ketika malam hari menjadi tempat mencari makan hewan.

“Kalau sudah diacak-acak anjing atau kucing, plastik pembungkus pasti sobek dan sampah berserakan ke jalan,” ujarnya saat diwawancara.

Hal ini tak hanya mengganggu pemandangan kawasan, tapi juga kenyamanan warga. Karena aroma tak sedap tercium hingga ke pemukiman. Warga pun sudah sering mengeluhkan permasalahan tersebut pada jajaran pemerintah desa hingga kecamatan. Namun belum ada solusi untuk penanganan sampah tersebut.

“Sebelumnya, masyarakat kerap membuang sampah rumah tangga ke laut. Namun, sejak ada kebijakan tentang penanganan sampah dari kecamatan, yang mengharuskan pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), warga pun menghimpun sampahnya dan membuang ke tempat pembuangan sementara yang disediakan,” ujarnya.

Menurutnya, pengangkutan sampah ke TPA juga dikenai biaya sebesar Rp 15 ribu per bulan untuk rumah tangga dan Rp 250 ribu dengan skala perkantoran atau sekolah-sekolah.

Menurut Camat Sangkulirang, Tajuddin, penanganan sampah di wilayahnya sebenarnya sudah berjalan dengan baik. Namun, akses jalan dan kondisi kendaraan pengangkut yang sudah tua membuat pihak kecamatan tak bisa berbuat banyak.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments