Breaking News

Alhamdulillah Semua Prosesi Haji Selesai Ditunaikan

MAKKAH – Meski jemaah haji asal Kutim telah memforsir tenaganya selama menjalani prosesi haji di tiga lokasi, yakni Arafah, Musdalifah, dan Mina (Armuna), namun masih terlihat sehat hingga saat ini. Guna memulihkan tenaga, sebagian besar istirahat di hotel, lantaran perjalanan masih panjang menuju Madinah.

Jemaah haji asal Kutim, secara keseluruhan sudah kembali ke hotel, setelah menginap di Mina tiga malam. Kemudian di Arafah dan Musdalifah masing-masing satu malam.

Meski lima malam meninggalkan hotel, hampir semua jemaah merasa kelelahan, lantaran kondisi di lapangan yang harus penuh perjuangan.

Mulai lokasi menginap yang tempatnya berdesakan, kurang tidur, hingga berjalan kaki yang harus ditempuh saat melempar jamrah. Prosesi puncak pelaksanaan haji di kawasan Armuna memang memerlukan tenaga ekstra, sehingga rata-rata kondisi jemaah jadi kelelahan.

Setelah kembali ke hotel, jemaah harus kembali berjuang menyelesaikan rukun haji yang terakhir, yakni tawaf ifada. Guna menunaikan kewajiban itu, jemaah dituntut kembali dalam kondisi baik. Lantaran harus berjalan kaki sekitar 3 km menuju Masjidil Haram untuk menunaikan tawaf ifadah tersebut.

“Jika sudah tawaf ifadah, sempurnalah pelaksanaan ibadah haji. Meski kondisi lelah, namun tetap ceria dan puas. Karena semua prosesi haji telah rampung ditunaikan dengan lancar dan tidak mengalami halangan berarti,” kata Ketua Rombongan 3 Kloter 4 Balikpapan, Alias Ambo, yang baru saja melaksanakan tawaf ifada.

Jemaah mulai Jumat sore istirahat di hotel dan tidak pergi ke Masjidil Haram. Terlebih bus selawat yang biasa memberikan layanan transport, sementara tidak beroperasi.

Kendaraan pengangkut jemaah haji itu, dijadwalkan kembali beroperasi pada Minggu (25/8) hari ini.

Jika sudah ada bus seperti biasa, jemaah haji asal Kutim kembali melakukan kewajiban salat lima waktu di Masjidil Haram. Sebab, menunaikan ibadah salat di masjid kebanggaan umat muslim sedunia itu, memperoleh pahala 100 ribu kali lipat dibanding salat di tanah air.

Sehinggga jemaah haji memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk menunaikan ibadah di masjid yang saat ini masih dalam tahap renovasi tersebut.  (dy)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button