Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]ntangpost.id
Bontang

Jadi Pengedar Sabu, Polisi Dipecat

BONTANG – Tindakan tegas dilakukan pihak Polres Bontang terhadap anggotanya yang nakal dan terlibat penyalahgunaan narkoba. Satu anggota Polres Bontang diberhentikan tidak dengan hormat. Anggota Polres Bontang yang di-PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat) adalah Brigadir Ridwan Khairun (38). Ridwan resmi diberhentikan sebagai anggota Polri oleh Kapolda melalui Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti di hadapan ratusan anggota polisi yang mengikuti apel di halaman Polres Bontang, Senin (27/8) kemarin.

Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti melalui Kasubag Humas Iptu Suyono mengatakan, Brigadir Ridwan Khairun (38) telah melakukan sidang kode etik dan telah mendapat vonis dengan kekuatan hukum tetap oleh Pengadilan Negeri (PN) Sangatta Kutai Timur. “Ridwan ini sudah di level pengedar sabu. Makanya Kapolda Kaltim mengeluarkan Surat Keputusan nomor Kep/430/VII/2018,” jelas Suyono saat ditemui di ruangannya, Senin (27/8) kemarin.

Dalam SK Kapolda tersebut, Ridwan diberhentikan dari anggota Polri sejak 31 Juli 2018. Mengingat sebelumnya, Ridwan juga sempat terjerumus narkoba. Hanya saja, vonis hakim sebelumnya hanya dipidana selama 7 bulan kurungan.

Setelah dipidana 7 bulan, bukannya insaf, Ridwan malah kembali terjerumus narkoba usai keluar dari Lapas Bontang. Ridwan kedapatan memiliki narkotika jenis sabu-sabu dengan berat di atas 5 gram. Alhasil, hakim PN Kutim pun menjatuhkan vonis 9 tahun pidana penjara.

Ditegaskan Suyono bahwa Polres Bontang sangat komitmen terkait kasus narkoba. Sehingga, ketika ada anggotanya yang terlibat narkoba maka akan langsung diproses baik di sidang etik juga sidang pidana. Kasusnya juga tidak akan ditutupi, termasuk pemberian sanksi yang sesuai dengan pelanggarannya. “Hukumannya yang di Sangatta ini berat, makanya terkait kasus narkoba ini kami komitmen untuk tidak menutup-nutupi. Polri akan menindak dengan tegas mereka yang terlibat langsung dengan narkoba,” ungkapnya.

1 2Laman berikutnya
Tags

Related Articles

Comment

Back to top button