Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Samarinda

GISA Dipadati Ribuan Warga

Published

on

Dibaca normal 2 menit

RIBUAN masyarakat dari seluruh Kaltim memadati Gedung Olah Bebaya yang terletak di kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (30/8) kemarin. Masyarakat terlihat sangat antusias mengikuti launching program Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA)  yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim selama dua hari berturut-turut ini.

Menurut data yang diperoleh media ini, hingga pukul 09.30 Wita, tercatat program GISA telah melakukan perekaman hingga 351 dan mencetak 3531 keping KTP-el. Dan data tersebut akan terus bertambah mengingat  masyarakat yang melakukan perekaman maupun pencetakan KTP-el masih terus berlanjut dan perekapan terus berlangsung.

Kepala Dinas  Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim, Halda Arsyad mengatakan, pihaknya sampai kewalahan dengan antusias warga tersebut. Namun, di sisi lain ia juga merasa senang karena dapat membantu masyarakat.

“Syukur alhamdulillah kita bisa membantu ya. Teman-teman dari kabupaten/kota juga turut membantu. Kan lumayan, dalam waktu dua hari kita telah berhasil mencetak ribuan KTP-el. Ini saja masih ada data yang belum direkap,” kata Halda.

Selama program GISA ini berlangsung, diakui Halda, memang ada hambatan. Kendati demikian, ia berkata hambatan tersebut bukanlah masalah besar. Seperti masalah server di hari pertama pembukaan GISA yang membuat pencetakan KTP-el sempat terhambat. Ia berkata, hal seperti itu adalah persoalan biasa apalagi jika berkaitan dengan masalah sistem.

“Itu tidak masalah. Biasalah namanya juga sistem. Terkadang suka hang, seperti HP. Namun kemudian datanya muncul kembali,” ujarnya.

Setelah pelayanan perekaman dan pencetakan ini berakhir, sambung Halda, semua proses perekaman dan pencetakan akan dikembalikan kabupaten/kota. Halda pun menyarankan agar kabupaten/kota juga melakukan Launching GISA seperti yang dilakukan Pemprov Kaltim.

Kendati demikian, ia mengembalikan kebijakan tersebut ke pemerintah di kabupaten/kota masing-masing. Sebab setiap kabupaten/kota tentu memiliki permasalahan masing-masing terkait pencetakan KTP-el ini.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca