oleh

Speedboat Milik BPBD “Dicampakkan” Jarang Dipakai, Sekarang Rusak dan Tak Terurus

SANGATTA- Speedboat seharga miliaran rupiah milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutim, “dicampakkan”. Speed yang diparkir di Sungai Sangatta kawasan Jalan Pinang Dalam Sangata Utara tersebut tampak tidak terawat. Keadaannya saat ini tengah rusak. Tak dapat berfungsi normal seperti sebelumnya.

Dari pantauan Sangatta Post di lapangan, beberapa kelengkapan kapal cepat tersebut terlihat rusak dan tak terawat. Di antaranya, satu mesin dan pagar bagian depan sebelah kiri rusak parah. Begitupun atap bagian belakang dan tengah.

Lantai bagian belakang dipenuhi lumpur dan berlumut. Dinding kapal pun ikut berlumut. Warnanya mulai pudar. Bahkan beberapa sisi sudah terkoyak. Tak kalah pada bagian depan. Bagian depan pun terlihat kotor. Ranting-ranting pohon, daun,  dan debu memenuhi lantai depan.

Tentu hal ini disayangkan. Pasalnya, speed tersebut merupakan barang mewah dan sangat mahal,  bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Speed tersebut jarang difungsikan. Kemungkinan tak lebih lima kali. Terakhir saat mengantar Bupati Kutim, ke pedalaman. Saat itu, mesinnya mendadak mati.

Fakta ini menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, speed tersebut diberikan untuk misi kemanusiaan. Salahsatunya membantu masyarakat saat terkena bencana. Di antaranya bencana tabrakan air dan banjir.

“Dikasih baru, tetapi berakhir rusak. Padahal speed ini baru. Jarang juga di pakai,” ujar Qiqi  warga Sangatta Utara.

Dirinya yakin, speed tersebut tak dirawat. Baik mesin maupun badan speed. Sehingga terlihat seperti saat ini. Rusak dan kotor.

“Seharusnya mesinnya dihidupkan terus setiap pagi. Paling tidak dua hari sekali. Badan speed dicuci dan disapu. Kalau kalau saya lihat keadaannya, speed ini sama sekali tak terawat,” katanya.

Dirinya meminta Pemkab Kutim, mengambil alih speed tersebut. Berikan perawatan. Sehingga dapat dimanfaatkan saat dibutuhkan. “Berikan gaji kepada yang rawat. Cari orang yang bertanggung jawab. Kalau seperti ini, kasihan speed itu,” katanya.

Bagikan berita ini!
  • 5
    Shares
loading...