Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Sangatta

Berkunjung ke Jabal Magnet dan Kebun  Kurma  Informasi Terkini Jemaah Haji Asal Kutim

Published

on

Dibaca normal 1 menit

Usai pelaksanaan ibadah haji, salah satu yang dikunjungi jemaah haji asal Kutim adalah Jabal Magnet di Kota Madinah. Ya, jemaah asal Kutim berkunjung ke sana. Lokasi ini menjadi pilihan lantaran dianggap memiliki keajaiban. Kekuasaan Allah.

———-

Keajaiban di kawasan Jabal Magnet adalah kendaraan yang melintasi di jalan tersebut bisa berjalan sendiri tanpa harus menghidupkan mesin. Bahkan kecepatan kendaraan tersebut  bisa melaju sampai 120 km per jam dengan kondisi jalan rata dan datar.

Bus dengan kapasitas penumpang 45 orang, bisa melaju kencang meski sang sopir menetralkan persneling dan tanpa menginjak gas.

“Ini memang merupakan keajaiban di Jabal Magnet dan tidak dimiliki di daerah lainnnya di penjuru dunia,” kata Muhammad Aswari, sang pemandu yang mengantarkan rombongan jemaah Kutim, ke lokasi tersebut.

Sebelumnya, jemaah Kutim melihat hewan unta secara dekat. Bahkan ada yang naik ke punggung hewan tersebut dengan membayar 10 riyal sekali naik dan keliling.

Ada juga yang hanya mengabadikan gambar di samping hewan yang memiliki tubuh jangkung tersebut. Kemudian jemaah juga berfoto-foto pegunungan yang  berlukiskan kata Allah di permukaan pegunungan.

Usai ke Jabal Magnet, jemaah Kutim dibawa ke kebun kurma. Sebelum sampai ke lokasi penjualan kurma, kendaraan yang ditumpangi jamaah melintasi perkebunan kurma yang cukup luas.

Kurmanya sangat luas. Jauh lebih luas dari  perkebunan kelapa sawit di Kutim. Jemaah sangat senang. Saat naik bus, di kiri dan kanan jalan disuguhi pemandangan perkebunan kurma yang sangat luas dan hijau.

Usai membeli kurma dan cokelat, jemaah diajak ke Masjid Quba untuk menunaikan salat dua rakaat di sana. Menurut informasi, masjid ini dibangun pertama kali oleh Nabi Muhammad di Kota Madinah, kemudian baru membangun Masjid Nabawi.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments