Breaking News

97 Warga Operasi Katarak Gratis 

SANGATTA – Sebanyak 97 warga mengikuti operasi katarak gratis di UGD Puskesmas Muara Ancalong, Sabtu (8/9) kemarin. Mereka merupakan para warga dari lima kecamatan yang ada di Kutai Timur (Kutim), di antaranya Muara Ancalong, Muara Bengkal, Long Mesangat, Batu Ampar, dan Busang.

Kegiatan tersebut diselenggarakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim yang bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata (Perdami) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara).

Bupati Kutim Ismunandar mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan mulia tersebut. Karena manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat, khususnya para penderita katarak mata.

Dia pun berharap kegiatan itu dapat terus dilaksanakan setiap tahun. Karena menurutnya masih banyak masyarakat Kutim yang membutuhkan operasi katarak.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kutim melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penyakit, dr Yuwana Sri Kurniawati menuturkan, Bakti Sosial (Baksos) berupa operasi katarak mata tersebut adalah tahun kedua diselenggarakan Dinkes dan Perdami. Pasalnya, kegiatan tersebut sudah dilaksanakan sejak tahun lalu. Sejatinya untuk 2018 di tahap I,  sasaran ada lima Kecamatan yang kemarin telah dilaksanakan.

Kemudian untuk tahap II nanti, lanjut Yuwana, tetap melibatkan lima kecamatan juga, namun meliputi warga di Sangkulirang, Bengalon, Kaliorang, Karangan, dan Sandaran.

“Kegiatan tersebut nanti akan dilaksanakan pada 18 Oktober mendatang, yang dipusatkan di Sangkulirang, dengan target 200 orang,” kata Yuwana.

Dijelaskan pula Yuwana, dalam operasi tersebut, melibatkan 4 dokter spesialis mata, 1 dokter spesialis kulit, 6 perawat mata, 2 teknisi alat yang dibantu tim kesehatan dari Puskesmas Kecamatan Muara Bengkal dan tim kesehatan Puskesmas Muara Ancalong. Yang dikoordinir oleh dr spesialis mata Eka Valentina yang juga Sekretaris Perdami wilayah Kaltim dan Kaltara.

“Hari ini kami berhasil mengoperasi 97 pasien, dengan rincian 35 orang dari Muara Ancalong, 30 orang Muara Bengkal, 6 orang Long Mesangat, 12 orang Batu Ampar, dan 13 orang dari Busang,” papar Yuwana. (ver)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button