oleh

Pendapatan Turun Capai 50 Persen Pantai Teluk Lombok Sepi Pengunjung, Perekonomian Pedagang Merosot

SANGATTA – Semakin minimnya kunjungan wisatawan di Pantai Teluk Lombok, Sangatta Selatan, sangat mempengaruhi perekonomian pedagang di wilayah tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh salah satu pedagang, Fatimah (37), yang mengaku pendapatan perekonomiannya semakin menurun, bahkan hingga mencapai 50 persen. Terlebih jika hari-hari biasa.

“Paling Minggu saja yang agak ramai, kalau hari kerja sepi sekali. Itu saja tidak ramai seperti dulu,” ujarnya saat diwawancarai di warungnya belum lama ini.

Dia memperkirakan sejauh ini destinasi wisata di luar Kutim semakin berkembang. Sehingga banyak warga yang memilih beralih ke luar daerah. Mengakibatkan pariwisata yang ada di Sangatta semakin tidak terlirik.

“Orang-orang sekarang musim ke Bontang, banyak yang ke wisata mangrove dibanding ke sini,” keluhnya.

Dia berharap pengelolaan kawasan pantai terlebih kebersihan harus ditingkatkan. Pasalnya hal tersebut dirasa menjadi penyebab minat warga semakin berkurang.

Sementara itu, warga Jalan Pinang Dalam, Sangatta Utara, Fitriani mengeluhkan akses yang harus dilalui terbilang sulit. Terlebih saat datangnya musim penghujan.

“Jauh sekali, kalau hujan terjebak becek, resikonya jatuh. Kalau panas malah debu. Lebih baik ke Samarinda sekalian,” katanya.

Dia berharap pemerintah bisa lebih memperhatikan pariwisata Kutim, agar peredaran keuangan di wilayah tersebut bisa meningkatkan pendapatan asli daerah.

“Harusnya Kutim lebih banyak wisatanya. Masa mau ke pantai harus ke luar kota. Paling dekat Kenyamukan saja, tapi biasa banget,” tandasnya. (*/la)

Bagikan berita ini!
  • 8
    Shares
loading...