Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Advertorial

Dewan Soroti Kondisi Terminal Bus  Wacanakan Agenda Sidak, Minta Dilaporkan ke Pemprov  

Published

on

Dibaca normal 1 menit

BONTANG – Kondisi bangunan Terminal bus Bontang di kilometer 6 tak terawat. Sebagian struktur bangunan terlihat rusak. Mulai dari atap bocor, lantai sekitar terminal yang retak, dan dinding tembok yang terdapat banyak coretan. Kondisi ini membuat legislator menyoroti salah satu bangunan yang memiliki sejarah panjang dan erat kaitannya dengan perkembangan Kota Taman ini.

Ketua Komisi III DPRD Rustam HS menilai sejak kewenangan diambil oleh pemerintah provinsi (Pemprov) Kaltim, bangunan terminal menjadi tak terurus. Menurutnya lebih baik saat dipegang Pemkot Bontang, karena penganggaran perbaikan rutin dilakukan.

“Sekarang tidak bisa kita menganggarkan perbaikannya. Karena kewenangannya telah diambil pemprov,” kata Rustam kepada Bontang Post, Selasa (11/9) kemarin.

Ia juga meminta kepada Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Terminal untuk melaporkan kondisi ini ke Dishub Kaltim. Karena sudah selayaknya untuk dilakukan renovasi segera. “Saya minta UPTD Terminal untuk segera memberi informasi terkait kerusakan yang ada di bangunan terminal ini kepada atasannya,” imbuhnya.

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini meminta penganggaran perbaikan dapat dimasukkan dalam APBD Perubahan Kaltim tahun ini. Sehingga di akhir tahun renovasi telah rampung.

Dikatakan Rustam, Komisi III bakal mengagendakan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi tersebut. Rustam akan memasukkan rencana itu saat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD menyusun jadwal perubahan di pertengahan bulan ini. “Komisi III akan agendakan sidak, nanti saya masukkan usulannya saat banmus,” ucapnya.

Sementara anggota Komisi III Sulhan menilai perbaikan wajib dilakukan segera. Karena jika dibiarkan dapat membahayakan penumpang yang hendak melakukan perjalanan dengan menggunakan bus umum. “Bahaya itu kalau tidak diperbaiki segera, jika plafonnya jatuh dan mengenai penumpang kan bisa mengakibatkan luka,” kata Sulhan.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca