Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Advertorial

Pemkot Alokasikan Rp 250 Juta untuk Korban Gempa Dari APBD Perubahan 2018, Wali Kota Bakal Serahkan Langsung

Published

on

Dibaca normal 1 menit

BONTANG – Demi kepeduliannya terhadap bencana gempa Lombok di Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu, Pemkot Bontang akan menyisihkan anggaran sebesar Rp 250 juta dari APBD Perubahan tahun 2018. Rencananya, anggaran tersebut dialokasikan bagi para korban gempa Lombok.

Dikatakan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni bahwa dirinya merasa prihatin terhadap ratusan ribu warga Lombok yang menjadi korban gempa.  Bahkan, gempa yang terjadi di Lombok sejak 29 Juli 2018 lalu terus terjadi gempa susulan hingga Selasa (11/9) kemarin.  “Gempa susulan terus terjadi, terakhir guncangannya berskala 5,3 skala richter (SR), kasihan warga di sana,” jelas Neni, Selasa (11/9) kemarin.

Neni merasa sangat prihatin terhadap musibah yang dialami warga Lombok. Mereka yang terus didera rasa khawatir dan takut gempa susulan kembali terjadi. “Bahkan mereka takut untuk tidur di rumah sendiri dan lebih memilih tinggal di tenda terpal yang dibangun para relawan,” ujarnya.

Karena itulah, Neni berinisiatif mengalokasikan anggaran sebesar Rp 250 juta, untuk meringankan beban para korban di Lombok. Dan ia menyatakan, akan menyerahkan bantuan dana tersebut, sekaligus juga pakaian layak pakai yang dikumpulkan oleh para jemaah Musala Al-Baitsu Bontang serta bantuan-bantuan warga Bontang lainnya.“Saya sangat prihatin atas kejadian yang menimpa ratusan ribu warga Lombok yang tertimpa musibah gempa ratusan kali dan terus menerus. Dan rencananya sekitar tanggal 20 September nanti, bantuan akan saya serahkan sekaligus melihat situasi langsung di sana,” terang Neni.

Neni berharap musibah gempa ini segera berahir, dan warga Lombok bisa kembali hidup dengan layak dan tenang.

Untuk diketahui, dampak gempa bumi yang berkekuatan 6 hingga 7 skala richter (SR) di Lombok NTB telah meluluh lantakan Pulau Lombok. Ratusan gempa susulan terus terjadi sejak 29 Juli lalu. Bencana alam itu menyebabkan sebanyak 390.529 orang mengungsi dan ratusan jiwa melayang.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments