Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Sangatta

Mahasiswa Berprestasi Terbelit Utang Kuliah di Luar Daerah, Beasiswa Tak Kunjung Cair 

Published

on

Dibaca normal 2 menit

SANGATTA – Sejumlah mahasiswa berprestasi di Kutim yang kuliah di luar kota mengeluh. Hal ini lantaran beasiswa dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) tidak kunjung cair. Masalahnya, beasiswa yang dinanti-nantikan tersebut telah setahun lebih tak cair. Sehingga beasiswa yang telah dijanjikan itu hingga saat ini tak kunjung dinikmati.

“Enggak cair-cair (beasiswanya). Sudah satu tahun lebih. Kami terlantar di kota orang,” ujar salah seorang mahasiswa yang enggan dikorankan namanya. Tak diketahui pasti apa musabab belum cairnya beasiswa tersebut. Namun begitu, para mahasiswa mengaku sangat mengharapkannya.

Karena belum juga menerimanya, mahasiswa terpaksa mencari pinjaman uang ke sana ke mari untuk bertahan hidup. Mereka berutang kepada siapapun yang dikenal. Namun, hal ini tak bisa dilakukan terus- menerus. Pasalnya, mereka sudah ditagih pemberi utang untuk segera melunasi utang-utang tersebut.

“Kami disuruh pinjam. Tapi sampai sekarang (beasiswa) tidak cair-cair. Mana sudah ditagih lagi sama orang yang kami utangi,” ungkap mahasiswa itu.

Dia menerangkan, sebelumnya sesuai janji awal, beasiswa akan dicairkan dalam waktu dua pekan. Namun faktanya bantuan dana itu tak kunjung cair. Lantas, mahasiswa kembali diberikan janji sepekan kemudian beasiswa dicairkan. “Terakhir, infonya bulan ini bisa cair. Dengar-dengar bulan 11 atau 12. Sementara kami tidak tahu cari pinjaman ke mana lagi. Sudah menumpuk utang,” keluhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kabag Sosial Pemkab Kutim, Andi Abdurrahman membenarkan belum cairnya beasiswa untuk mahasiswa berprestasi. Namun hal tersebut terjadi bukan karena unsur kesengajaan. Hanya proses pencairannya yang masih terhambat.

“Prosesnya. Karena di BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Red.) belum bisa (mencairkan) kalau SK-nya belum ada.  Jadi dua minggu kami proses. Mudah- mudahan SK-nya  minggu ini selesai.  Karena Pak bupati ada di tempat.  Setelah itu BPKAD siap untuk membayar dan mudah-mudahan uangnya  siap langsung dibayar,” jelas Andi.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca