Anda tidak bisa menyalin berita ini. Info lebih lanjut, hubungi admin di [email protected]

Connect with us
Bermita Bersama Kami

Kaltim

DPT Pemilu Masih Banyak Bermasalah  Akibat Percepatan Penetapan, Bawaslu Bakal Temui KPU 

Published

on

Dibaca normal 2 menit

SAMARINDA – Daftar pemilih tetap (DPT) yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim pada 29 Agustus 2018 lalu masih menuai masalah. Salah satunya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menemukan pemilih pemula yang belum dimasukkan dalam DPT.

Ditemukan pula ribuan pemilih ganda. Salah satu sebabnya, terdapat pemilih yang pindah domisili atau tempat tinggal, namun belum diperbaiki oleh penyelenggara pemilu.

Selain itu, Ketua Bawaslu Kaltim, Saipul menyatakan, masalah pemilihan ganda muncul karena adanya percepatan penetapan DPT. Padahal secara nasional, Bawaslu telah merekomendasikan agar penetapan ditunda.

“Tetapi karena tahapan sudah masuk untuk penetapan DPT, KPU menetapkannya. Tetapi dari data Bawaslu sendiri, memang harus diperbaiki. Masih banyak yang perlu disinkronkan. Apakah itu soal kegandaan atau lainnya,” kata dia, Selasa (11/9) kemarin.

Sebelumnya, KPU telah berjanji akan memperbaiki data yang dianggap bermasalah. Antara lain menerima dan mengoreksi data pemilih jika terdapat rekomendasi dari Bawaslu.

Itu pula yang membuat Bawaslu menerima pelaksanaan penetapan sesuai tahapan yang disampaikan KPU. Namun demikian, pihaknya mensyaratkan, perbaikan harus segera dilakukan sebelum surat suara dicetak.

“Logikanya, perbaikan DPT itu memang terus berjalan. Tetapi sebelum pencetakan surat suara, DPT sudah harus valid. Karena surat suara dicetak berdasarkan jumlah DPT,” kata Saipul.

Sejatinya, selama tahapan pemilu berlangsung, DPT tetap dikoreksi penyelenggara pemilu. Dengan begitu, perbaikan akan tetap dilakukan jika ditemukan masalah data pemilih untuk pemilu 2019.

Namun demikian, Saipul menekankan, perbaikan DPT tidak mesti menunggu tahapan pencetakan surat suara. Jika ditemukan data pemilih yang bermasalah, pihaknya meminta KPU agar segera diperbaiki.

Adanya laporan Bawaslu di tingkat kabupaten/kota yang menemukan ribuan pemilih ganda, menjadi catatan untuk dijadikan dasar agar segera diambil langkah serius.

“Dalam waktu dekat kami akan agendakan pertemuan secara khusus dengan KPU. Kami akan bahas masalah ini. Jangan sampai masalah DPT ini terus berlarut. Kami juga akan pertanyakan apakah sudah selesai dari bawah atau perlu kami berikan rekomendasi” sebutnya.

Dalam pertemuan nanti, Saipul akan meminta penyesuaian data pemilih bermasalah dengan DPT yang telah ditetapkan KPU. Sehingga temuan pemilih ganda, pemilih pemula yang belum masuk DPT, hingga tidak lagi muncul masalah data pemilih.

“Tetapi kalau melalui proses itu belum juga sinkron dan selesai, perlu diambil langkah-langkah perbaikan di lapangan. Perbaikan data pemilih itu tentu saja akan dilakukan di bawah pengawasan Bawaslu,” tandas Saipul. (*/um)