Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Samarinda

Tanggal Seleksi CPNS Belum Diputuskan Pemkot Samarinda Tunggu Hasil Konsultasi dengan Kemen-PAN RB 

Published

on

Dibaca normal 2 menit

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda sampai kemarin belum memutuskan lagi kapan tanggal pasti seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) akan mulai dibuka. Mengingat Kota Tepian telah mendapatkan 313 kuota formasi CPNS dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB).

Asisten III Sekretariat Kota (Setkot) Samarinda, Burhanuddin mengatakan, jadwal pelaksanaan penerimaan CPNS masih akan dirapatkan dulu oleh pihaknya dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. Selain itu, kepastian tanggal pelaksanaannya masih dikonsultasikan lagi dengan Kemen-PAN RB.

“Sampai sekarang, mengenai persyaratan dan jadwal pendaftaran belum keluar, masih dirapatkan di pemprov. Nanti seluruhnya akan dilaksanakan secara serentak sesuai rekomendasi Kempan RB. Ditunggu saja,” ungkap dia, kepada awak media, Rabu (12/9) kemarin.

Meski begitu, diakui, Kemen-PAN RB telah merilis perencanaan penerimaan CPNS di seluruh Indonesia pekan lalu. Dalam rilisannya, Kemen-PAN RB menjadwalkan seleksi penerimaan pegawai negeri sudah bisa dilakukan pada tanggal 19 September 2018. Salah satunya di Samarinda.

Akan tetapi, sambung dia, perencanaan tersebut tidak mesti diikuti setiap daerah. Pasalnya, Kemen-PAN RB dalam waktu dekat akan mengeluarkan lagi surat edaran untuk pemerintah kabupaten/kota prihal kepastian jadwal pelaksanaannya. Begitupun dengan persyaratannya.

“Nanti kita lihat lagi. Soalnya kami juga perlu persiapan. Kan kami juga tidak bisa asal menerima, ada tahapannya. Mengenai siapa yang mengurus administrasi, melihat indeks prestasi dan lain-lain,” tuturnya.

Sebelumnya, pada seleksi CPNS tahun ini, Pemkot Samarinda kebagian 313 formasi. Formasi itu antara lain, tenaga guru atau pendidik yang terdiri atas pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) sebanyak 90 kuota, guru agama islam sebanyak 60 orang, guru bahasa indonesia 10 orang, guru bimbingan konseling 5 orang, pendidikan jasmani dan kesehatan 5  orang, PPKN 5 orang, dan seni budaya 5 orang.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments