oleh

Deklarasi Massal Jelang Pilpres Kapolres Minta Kutim Aman, Damai, dan Sejahtera

SANGATTA – Meskipun tahapan Pemilihan Presiden (Pilpres) masih panjang, namun suasananya sudah terasa. Kian memanas. Melihat situasi tersebut, Polres Kutim, langsung menggelar deklarasi massal. Yakni deklarasi pileg dan pilpres yang aman dan damai. Semua instansi pun terlibat,  termasuk masyarakat umum.

Kapolres Kutim, AKBP Teddy Ristiawan tak henti-henti meminta kepada masyarakat Kutim, agar tak terpengaruh ataupun menciptakan suasana yang tak harmonis menjelang pileg dan pilpres 2019 mendatang.

Dirinya meminta semua pihak menjaga situasi kondusif. Sebab, Kutim sudah terbilang aman dan damai. Tak sepantasnya keragaman tersebut dinodai dengan kata, perbuatan, dan tindakan yang jauh dari tanggung jawab.

“Mari sambut pesta ini dengan suka cita, menjaga kondisi aman, damai, dan sejahtera. Terlalu mahal harganya bila kita nodai Kutim yang sudah damai dan aman ini,” kata Teddy.

Dirinya pun meminta kepada semua pihak agar bergandengan tangan, dan mempererat persatuan dan kesatuan. Tidak mencaci maki, menjelekkan satu dengan yang lainnya, bermusuhan, hingga saling menjatuhkan.

“Kita ciptakan silaturahmi, bergandengan tangan dengan semua. Jaga persatuan. Jangan terpecah belah. Jangan mudah terhasut terlebih menghasut dan menciptakan permusuhan,” pintanya.

Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang pun meminta hal yang sama. Semua wajib bersatu, bersinergi untuk menjadikan Kutim aman dan damai.

“Mari kita bersama-sama mensukseskan pileg dan pilpres 2019 ini. Ini pesta kita bersama. Kesuksesan berada di tangan kita. Karenanya, manfaatkan kesempatan yang baik ini untuk menuju perubahan,” kata Kasmidi.

Diakhir acara, diisi dengan tausiyah oleh KH Achmad Muwafiq dari Jawa, dengan tema “Membangun demokrasi sehat tanpa hoaks dan provokasi sara menjelang pileg dan pilpres 2019 yang akan, damai, dan sejuk”. (dy)

Bagikan berita ini!
  • 4
    Shares