Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Samarinda

Antisipasi Kesalahan Data CPNS, Disdukcapil Imbau Calon Pelamar Segera Urus Berkas

Published

on

Dibaca normal 2 menit

SAMARINDA – Mendekati Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), biasanya ada-ada saja permasalahan dalam urusan administrasi calon pelamar. Entah itu perbedaan Nomor Induk Penduduk (NIK) maupun perbedaan tanggal lahir yang dapat menghambat proses pengajuan berkas CPNS nya. Sedangkan, waktu pendaftaran CPNS memiliki tenggat waktu sendiri.

Tak ingin hal ini bermasalah nantinya, Disdukcapil Samarinda mengimbau kepada calon pelamar agar sekiranya dapat mengurus berkas administrasi sejak dini. Sebab, jika pengurusan berkas administrasi dilakukan mendekati masa mendaftaran, waktu yang mepet dikhawatirkan dapat menghambat kelancaran proses administrasi.

Hal ini disampaikan Sekretaris Disdukcapil Samarinda, M Subhan, di ruang kerjanya, Kamis (14/9) lalu. Ia mengatakan, jika data CPNS tidak sesuai dengan data base yang ada, berarti calon pelamar harus memperbaiki berkasnya. Dan pihaknya siap membantu perbaikan tersebut.

“Nanti ketika di konfirmasi berkas-berkasnya sudah tidak ada masalah. Daripada nanti, yang datang ke sini jumlahnya banyak. Akhirnya, kinerja kami tidak bisa maksimal, jadi terhambat, akhirnya dikejar-kejar deadline. Jadi menurut saya lebih baik mengecek datanya ke disdukcapil dari sekarang,” tutur dia.

Jika berkaca dari tahun-tahun sebelumnya, ia berkata, kesalahan data ini biasanya dapat terjadi karena salah input. Seperti, NIK dan nama yang berbeda. Kendati demikian, ia meyakinkan warga tidak perlu khawatir. Sebab, pihaknya sudah biasa menangani hal tersebut. Dalam sehari tidak kurang dari seratus orang.

“Makanya saya katakan tadi, bagi yang mau melamar CPNS sebaiknya dari sekarang datanya dikonfirmasi,” tegas dia.

Begitupun dengan permasalahan jaringan yang dapat menghambat proses administrasi. Seperti pada program gerakan Indonesia sadar adminduk (Gisa) sebelumnya. Subhan mengatakan, jika hal itu terjadi ia tidak dapat berkomentar banyak sebab sudah menyentuh masalah teknis.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments