oleh

Kriket Bontang Absen di Porprov Akibat Tak Ikut Pra Porprov, Juga Terkendala Masalah Anggaran 

BONTANG – Kontingen Bontang dalam ajang pekan olahraga provinsi (Porprov) Kaltim dipastikan tidak mengikuti seluruh cabang olahraga (cabor) yang ditandingkan. Pasalnya satu cabor yakni kriket absen berlaga di Kutai Timur, Desember mendatang.

Ketua Harian Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Bontang Abdul Kadir mengatakan, alasan tidak ikutnya dalam pesta olahraga empat tahunan ini lantaran PCI Bontang tidak mengikuti pra porprov akhir tahun lalu di Samarinda.

“Jadi ini karena kami tidak ikut pra porprov. Padahal atlet kami saat itu sudah siap,” kata Abdul Kadir kepada Bontang Post, Sabtu (15/9) kemarin.

Hal ini disebabkan ketidakjelasan anggaran untuk mengikuti kegiatan tersebut. Dikatakannya, sebelumnya PCI Bontang telah menanyakan kepada KONI Bontang sehubungan anggaran. Akan tetapi, saat itu pihak KONI mengatakan tidak ada anggaran.

“Seumpama ada dananya tetapi belum bisa cair saat itu, kami akan tetap berangkat. Tetapi KONI mengatakan tidak bisa memastikan, jadi ya kami memilih tidak pergi,” imbuhnya.

Risikonya jika tidak mengikuti pra porprov maka secara otomatis akan tercoret dari peserta porprov. Abdul Kadir mengatakan tentunya ini kondisi yang tidak baik. Terlebih bagi 12 atlet putra dan 12 atlet putri. “Tentunya atlet kecewa dengan kondisi ini, apalagi mereka telah melakukan persiapan sebelumnya,” ucapnya.

Padahal prestasi kriket Bontang cukup bagus. Di kejuaraan daerah (kejurda) 2014, tim putri berhasil menyabet medali perak. Sedangankan tim putra memperoleh medali perunggu. “Itu pun kami kalah tipis saja. Harapan saya dengan persiapan yang baik tentunya bisa merebut emas di porprov. Faktanya kami dipastikan absen,” paparnya.

Adapun terakhir PCI Bontang mendapat uang pembinaan dari KONI pada pertengahan 2017. Dengan nominal Rp 15 juta. Sayangnya jumlah tersebut tidak cukup, dikarenakan utang pengurus cabor kepada beberapa individu masih banyak yang belum terbayar. Meskipun Abdul Kadir pun enggan untuk merincikan nominalnya.

Bagikan berita ini!
  • 2
    Shares