Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Samarinda

Gaji Guru Honorer Tak Sesuai UMR  Klaim Bakal Dibahas di Tim Penyusunan RPJMD 

Published

on

Dibaca normal 2 menit

SAMARINDA – Sejak Januari 2018, muncul tuntutan secara serentak dari seluruh guru honorer dari SMA/SMK Negeri di sepuluh kabupaten/kota di Kaltim. Pasalnya, sekira lima ribu orang guru honorer mendapatkan gaji di bawah standar Upah Minimum Regional (UMR).

Donny Michael Maukar, seorang guru di salah satu SMA Negeri di Mahakam Ulu (Mahulu), mengaku sangat kecewa dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. Sebab janji penyesuaian gaji guru honorer telah muncul di awal tahun 2018.

“Kami dijanjikan oleh Dikbud (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Red.). Tambahan gaji kami Rp 700 ribu akan dibayar tahun ini. Tetapi sampai sekarang belum cair,” katanya pada Metro Samarinda belum lama ini.

Dengan adanya penambahan Rp 700 ribu tersebut, gaji guru honorer dapat meningkat menjadi Rp 2,2 juta. Pasalnya saat ini, umumnya guru honorer di SMA/SMK Negeri hanya menerima gaji Rp 1,5 juta.  “Informasi terakhir waktu rapat dengan DPRD Kaltim kemarin, penambahan gaji guru Rp 700 ribu itu hanya dibayar empat bulan. Kami sangat kecewa. Karena janji awal kan mau dibayar penuh,” tuturnya.

Merespons keluhan guru tersebut, anggota Tim Penyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Periode 2018-2022, Edy Rahmat mengatakan, pihaknya akan membahas masalah tersebut bersama tim yang dibentuk oleh Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Isran Noor dan Hadi Mulyadi.

“Memang itu sudah ada dalam agenda kami. Saya harap sekarang bisa tenang dulu. Nanti kalau gubernur dan wakil gubernur sudah  dilantik, baru kita dialog baik-baik. Karena ini problem yang perlu dipecahkan,” ucapnya, Sabtu (15/9) kemarin.

Edy mengaku telah mendapatkan beragam laporan dari guru honorer di Benua Etam. Masalah itu tidak hanya terjadi di tingkat provinsi. Tetapi juga dialami pemerintah kabupaten/kota di Kaltim.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments