Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Advertorial

PT KNI Gelar Basic of Safety   Utamakan Keselamatan saat Bekerja 

Published

on

Dibaca normal 3 menit

BONTANG – PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI) menggelar Basic of Safety (BoS) 2018 di Kantor Pelabuhan Loktuan, Rabu (19/9). Kegiatan yang mengusung tema “Stop and Think Day 2018” tersebut menggandeng Orica sebagai pembicara dan menyertakan mitra kerja perusahan yang selama ini melayani distribusi produk KNI.

Melalui kegiatan ini, produsen ammonium nitratre (AN) ini ingin setiap karyawan dapat selalu memeriksa kondisi kesehatan sebelum bekerja. Mengimbau agar berhenti sejenak dan luangkan waktu untuk keselamatan jika kondisi sedang tidak prima saat bekerja.

Adapun peserta pelatihan merupakan kontraktor dari perusahaan bongkar muat (PBM) serta Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM atau Transpoeter) yang melayani pengirim produk KNI, baik melalui pengapalan dan jalur darat. Sementara Iswahyudi, SHE’s Specialist Distribution Indonesia Orica selaku narasumber membawakan materi terkait Bahaya Utama (Major Hazard).

Turut hadir I Wayan Kartika Budiarta selaku KNI Supply Chain Lead beserta manajemen KNI, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang Sukardi, perwakilan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Syahbandar Loktuan, perwakilan Pelindo IV, serta Lurah Loktuan M Takwin.

Dalam sambutannya, Sukardi mengapresiasi langkah positif KNI dalam upaya melakukan penyegaran terhadap mitra kerjanya. Agar tetap semangat bekerja untuk keluarga, Bontang, dan negara. Sesuai inti pada tema tersebut yakni bekerja untuk keselamatan, berpikir bahwa keselamatan itu penting, hingga bertindak selamat hingga pulang ke rumah, menjadi pedoman penting bagi para pekerja.

Mengingat KNI merupakan salah satu perusahaan penghasil bahan peledak industri pertambangan. Maka sangat sensitif jika terjadi kecelakaan kerja karena kelalaian karyawannya. “Bapak harus fokus dan konsentrasi bahwa produk yang dibawa adalah bahan peledak. Kita harus bekerja secara profesional, harus yakin bahwa apa yang dibawa akan aman. Utamanya untuk para perokok agar dapat memperhatikan bahaya puntung rokoknya,” ucapnya.

Sebelumnya1 dari 3 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca