oleh

DLH Butuh Fakta Indexim Meski Sudah Penuhi Panggilan, Masih Perlu Pembuktian ke Kaliorang   

SANGATTA – PT Indexim Coalindo di Kecamatan Kaliorang diklaim sudah menghadap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim. Kedatangannya, untuk memenuhi panggilan pemerintah dalam hal ini DLH.

Mereka diminta mengklarifikasi atas aksi yang dilakukan warga Kaliorang. Dalam hal ini dugaan pencemaran lingkungan dan mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Dikatakan Kepala DLH Kutim, Aji Wijaya Effendie didampingi bagian Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH, Taufiqurahman, pertemuan antara Indexim dan DLH terjadi pekan lalu.

Dalam pertemuan tersebut, dipimpin langsung oleh Plt Kadis LH yang dihadiri beberapa pejabat lainnya serta perwakilan Indexim.

“Di antara inti pertemuan tersebut ialah, Indexim siap melakukan perbaikan. Untuk mengatasi debu, dengan cara menyemprot jalan dan memantau setiap bulan sekali,” kata Taufiq.

Hanya saja, DLH tak dapat menerima begitu saja. Sebab, masih bersumber dari satu pihak. Kebenarannya masih perlu diuji. Caranya, dengan terjun langsung ke lapangan.

“Cuman kami belum tau pasti. Karena masih sepihak. Kami akan ke lapangan. Pemanggilan sebelumnya itu belum final. Kami akan cek di lapangan, benar atau tidak,” katanya.

Hanya saja, mengenai waktu belum ditentukan. Diperlukan waktu yang tepat. Apalagi, pihaknya menunggu pimpinan. Semua diserahkan kepada pimpinan.

“Waktunya kapan belum tau. Tetapi  secepatnya. Kalau dipastikan, kami menunggu juga,” katanya.

Sebelumnya, PT Indexim didemo warga. Alasannya, karena aktifitas Indexim menggangu warga Kaliorang. Debunya diduga mencemari lingkungan. Akibatnya, truk perusahaan ditahan.

Ini bukan kali pertama, jauh sebelumnya perusahaan ini juga dikeluhkan warga sekitar. Sebab, akses warga menuju perkebunan ditutup. (dy)

Bagikan berita ini!
  • 1
    Share