oleh

Diduga Terlibat Kasus Persekusi Tagar Ganti Presiden 2019, Tiga Legislator Samarinda Dituntut Mundur 

SAMARINDA – Dugaan persekusi yang dilakukan oknum anggota DPRD Samarinda pada Sabtu (16/9) lalu berbuntut panjang. Rabu (19/9) kemarin, ratusan massa yang tergabung dalam Keluarga Besar Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kaltim melakukan aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Samarinda. Massa meminta agar pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Aksi yang diadakan pada pukul 09.30 Wita itu hanya berlangsung selama 35 menit. Dilanjutkan dengan hearing atau rapat dengar pendapat dengan sejumlah anggota DPRD Samarinda.

Pertemuan yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Samarinda Siswadi itu sempat memanas karena dihujani masukan dan tuntutan dari kader Gerindra yang memenuhi ruangan pertemuan. Namun pertemuan yang berdurasi satu setengah jam itu dapat berjalan aman hingga akhir.

Koordinator Aksi, Sulaeman Attase menyatakan, pihaknya mengutuk keras dugaan persekusi dan penodaan agama yang melibatkan legislator DPRD Samarinda. Ketiganya antara lain Ahmad Vanandzah, Suryani, dan Hairul Usman.

UNJUK RASA: Keluarga Besar Partai Gerindra Kaltim melakukan aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Samarinda. Aksi tersebut dilakukan sebagai respons atas dugaan persekusi dan penodaan agama yang diduga melibatkan anggota dewan Kota Tepian.(FOTO MUBIN/METRO SAMARINDA)

“Mengutuk perbuatan keji dan hina para pelaku yang secara jelas dan terang telah melakukan perbuataan pidana persekusi dan penistaan terhadap agama,” tegasnya.

Karena itu, kata Sulaeman, pihaknya menuntut aparat kepolisian  menangkap para pelaku serta memberikan perlindungan hukum pada korban dugaan persekusi. Kemudian, Gerindra juga meminta pimpinan DPRD Samarinda melalui Badan Kehormatan (BK) untuk memeriksa, mengadili, dan memutuskan pemberhentian pada tiga anggota dewan yang berasal dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu.

“Karena tindakan atau perbuatan para pelaku adalah sah menurut hukum dinyatakan melakukan pelanggaran berat terhadap kode etik DPRD Kota Samarinda,” ucapnya.

Bagikan berita ini!
  • 11
    Shares