Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Bontang

Semua Kawasan Hutan Berpotensi, Kondisi Medan Jadi Kendala Ketika Karhutla Mengancam Kota Taman

Published

on

Dibaca normal 3 menit

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di kawasan Bontang Lestari pada Senin (17/9) lalu menjadi perhatian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang. Dalam hal ini, BPBD menyebut semua kawasan hutan dan lahan yang ada di Bontang memiliki potensi yang sama mengalami karhutla.

LUKMAN MAULANA, Bontang

“Ada pemetaan rawan karhutla yang kami lakukan. Yaitu seluruh hutan di Bontang itu memang rawan, ada faktor manusia dan faktor alam. Faktor alam itu kalau sudah kemarau, tumbuh-tumbuhan kering kan bisa memicu api,” kata Kepala BPBD Bontang, Ahmad Yani saat ditemui Bontang Post, Kamis (20/9) kemarin.

Karena itu, BPBD mengimbau masyarakat Bontang untuk melakukan upaya-upaya pencegahan. Di antaranya dengan tidak membakar lahan serta membuang puntung rokok sembarangan.

“Untuk masyarakat, baik yang berjalan kaki, mengendarai roda dua, atau roda empat, agar tidak membuat puntung rokok sembarangan. Karena bisa memicu kebakaran bila terkena rerumputan kering,” jelasnya.

Menurut Yani, di samping faktor cuaca ektsrim berupa kemarau panjang, faktor kelalaian manusia turut bisa menyebabkan terjadinya karhutla. Misalnya kebiasaan warga membakar sampah daun-daun kering di senja hari, yang bisa menyebabkan kebakaran apabila tidak diawasi dan ditinggalkan begitu saja. Pasalnya angin kencang bisa membuat api merembet ke mana saja.

“Boleh membakar (sampah), kami tidak melarang. Tapi dilihat dahulu agar apinya tidak menyebar. Ada teknik-teknik yang harus dipahami,” sebut Yani.

Selama 2018, hingga September ini, dia mengatakan telah terjadi tiga kasus karhutla yang ditangani BPBD. Termasuk dua kasus yang terjadi Senin lalu. Selain kasus karhutla tersebut, BPBD juga menangani kebakaran yang terjadi pada kaveling lahan milik warga yang tidak terurus. Meski begitu, Yani mengklaim tren karthutla di Bontang cenderung mengalami penurunan dari tahun ke tahun.

Sebelumnya1 dari 3 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments