Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Samarinda

Jaang Mutasi 121 Pejabat Kota Tepian Tingkatkan Pelayanan dan Profesionalitas

Published

on

Dibaca normal 2 menit

SAMARINDA – Ratusan pejabat eselon III dan IV di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kembali dimutasi, Jumat (21/9) kemarin. Mutasi 121 pejabat tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. Pada rotasi jabatan kemarin, setidaknya terdapat 22 lurah di Kota Tepian yang dimutasi oleh Jaang.

Kepada awak media, Jaang berkata, mutasi tersebut dilakukan dengan tujuan penyegaran di lingkup pemerintahan kota. Pasalnya, khusus untuk pejabat lurah, ia seringkali mendapat laporan dari suami atau istri lurah yang meminta pasangannya dipindahkan dengan alasan tanggung jawab pekerjaan yang berlebihan.

“Saya sering mendapat permintaan pemindahan jabatan karena pasangan lurah ini tidak bisa menerima tanggung jawab pasangannya. Makanya sekarang saya lebih terbuka. Ketika akan melantik lurah, saya kumpulkan dulu mereka bersama suami dan istrinya. Saya kasih pengertian mengenai tugas pasangannya,” kata Jaang.

Sebab, imbuh dia, tanggung jawab seorang lurah tidaklah mudah. Baik itu ada kebakaran, banjir, dan dalam situasi apapun seorang lurah harus selalu siap siaga melayani masyarakatnya. Bahkan, tidak jarang mereka harus tetap melayani masyarakat meski telah melewati jam kerja.

“Harus selalu siap siaga. Utamakan tugas. Harus bisa menjadi tauladan yang baik. Karena posisi lurah di situ sebagai pemegang komando. Makanya saya bilang suami atau istri jangan cemburuan. Karena tugas lurah berinteraksi dengan masyarakat,” ujarnya.

Karena tak jarang, lurah tidak dapat melaksanakan tugas dengan baik karena pasangannya yang tidak pengertian. Sehingga, pihaknya lebih memilih melakukan pelantikan secara terbuka dengan menjelaskan tanggung jawab lurah kepada suami maupun istri si lurah.

“Kita lantik lurah, tapi tidak bisa melaksanakan tugasnya. Kadang-kadang itu masalah komunikasi bersama pasangannya. Kemarin saya kumpulkan lurah untuk dilantik, tiga yang mundur. Saya saja bingung,” tutur Jaang.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca