oleh

Terkait Polemik Proyek Masjid di Kinibalu, Jaang Akan Konsultasi ke Mendagri? 

SAMARINDA – Polemik mengenai pembangunan masjid di lapangan Kinibalu makin berkepanjangan. Bahkan, belum lama ini sejumlah warga yang tergabung dalam kelompok penolak pembangunan proyek yang memakan anggaran hingga Rp 64 miliar itu, seruduk Balai Kota Samarinda untuk meminta penghentian proyek itu.

Tak ingin membebani Gubernur Kaltim terpilih, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang berkata, ia akan mengkonsultasikan masalah tersebut ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Diketahui, Mendagri Tjahjo Kumolo dijadwalkan akan hadir dalam pelantikan Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Restuardy Daud di Lamin Etam, Sabtu (22/9) hari ini.

“Saya tidak ingin terlalu banyak komentar dulu, soalnya ini kan masalah sensitif. Nanti akan saya konsultasikan ke Mendagri, minta petunjuk,” kata dia, usai pelantikan pejabat di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Samarinda, Jumat (21/9) kemarin.

Kendati demikian, ia menegaskan, tidak akan mengeluarkan izin mendirikan bangunan (IMB) masjid tersebut karena belum sesuai prosedur. Dengan kata lain belum mendapat rekomendasi dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

“Yang jelas izinnya belum bisa keluar, namun untuk menyegelnya kami juga perlu berpikir panjang soalnya ini kan berkaitan dengan rumah ibadah. Nanti lah akan saya konsultasikan dulu,” ujarnya.

Jaang pun berharap, agar permasalahan masjid tersebut dapat segera diselesaikan, bahkan jika bisa sebelum Isran Noor dan Hadi Mulyadi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim yang baru.

“Harapan kami, sebelum gubernur dilantik masalah ini sudah selesai. Jangan lagi menjadi menjadi pekerjaan rumah Pak Isran sebagai Gubernur Kaltim. Apa yang bisa kami selesaikan akan kami selesaikan. Agar gubernur yang baru bisa melaksanakan tugasnya yang lain, jadi tidak perlu lagi memikirkan masalah yang seperti itu. Biarlah menjadi tugas wali kota,” beber dia. (*/dev)

Bagikan berita ini!
  • 2
    Shares