Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Samarinda

Hibah Bansos Terancam Dihapus? Pemprov Masih Buka Jalur Negosiasi dengan Dewan 

Published

on

Dibaca normal 2 menit

SAMARINDA – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kaltim 2018 disepakati senilai Rp 10,132 miliar. Kesepakatan tersebut muncul setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPRD Kaltim menandatangani noda kesepahaman Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) pada Sabtu (21/9) lalu.

Namun demikian, kesepahaman tersebut bukan berarti mengakhiri alotnya pembahasan APBD Perubahan 2018. Pasalnya, masih terdapat usulan belanja di anggaran perubahan yang belum menuai titik temu antara wakil rakyat dan Pemprov Kaltim.

Salah satu usulan yang masih terus dibahas yakni hibah bantuan sosial (bansos) senilai Rp 80 miliar. Hibah tersebut muncul atas usulan dari wakil rakyat yang tergabung dalam Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim.

Penjabat (Pj) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim, Meiliana menuturkan, usulan hibah bansos akan kembali dibahas dalam rapat lanjutan pembahasan APBD Perubahan antara Banggar dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Bukan enggak masuk ya, tetapi dibicarakan. Tetap akan kami bahas,” katanya singkat di depan awak media pasca penandatanganan noda kesepahaman KUPA dan PPAS APBD Perubahan Kaltim 2018.

Sementara itu, usulan anggaran untuk Sekretariat Dewan (Setwan) telah disepakati Rp 34 miliar. Sebelumnya, usulan tersebut sempat alot antara Banggar dan TAPD. Pemprov awalnya hanya menyepakati Rp 10 miliar.

Sebelumnya, anggota Banggar DPRD Kaltim, Sarkowi V Zahry mengungkapkan, dua anggaran belanja yang masih alot itu yakni hibah bansos dan anggaran untuk Setwan Kaltim.

Diakui Sarkowi, sejatinya hibah bansos senilai Rp 80 miliar itu telah direncanakan sejak 2016 lalu. Namun penganggarannya ditunda karena terjadi defisit anggaran pemerintah daerah. Saat ini, bansos kembali ditagih masyarakat Benua Etam.

“Masyarakat yang telah ada daftar namanya ini mengeluh semua pada DPRD. Kenapa hibah bansos ini tidak cair? Itu pertanyaan mereka ke DPRD. Kami minta di rapat Banggar supaya itu dimasukkan,” kata Sarkowi.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca