oleh

Kondisi Trotoar Bontang Dikeluhkan DPUPRK Sebut Pemeliharaan Terkendala Anggaran

BONTANG – Bukan hanya perbaikan dan pengaspalan jalan, perbaikan dan pemeliharaan trotoar di sejumlah wilayah di Bontang rupanya masih menjadi masalah tersendiri bagi Pemkot Bontang. Terbukti, masih banyak ditemukan trotoar yang rusak di sejumlah jalan utama Kota Taman.

Hal ini tentu berdampak pada berkurangnya keindahan estetika kota maupun mengurangi kenyamanan para pejalan kaki.  Sebagaimana dikeluhkan Ardani, salah seorang warga Kelurahan Api-Api. Kepada media ini, dia mengeluhkan dengan kondisi trotoar yang saat ini banyak yang rusak. Terutama di kawasan Jalan Ahmad Yani Gunung Sari.

Menurutnya, hal tersebut cukup mengganggu masyarakat ketika berjalan kaki. “Saya sering lihat juga, trotoar justru dipakai parkir oleh kendaraan roda empat. Wajar kalau cepat sekali rusak,” ucapnya.

Dani pun meminta agar petugas yang terkait bisa mempertegas adanya larangan parkir di trotoar. Sehingga tidak cepat rusak dan memberikan akses seluas-luasnya untuk pejalan kaki.

LUKMAN/BONTANG POST
RUSAK: Kondisi salah satu trotoar di Jalan Ahmad Yani yang retak lantaran kerap dijadikan tempat parkir kendaraan

Hal senada juga disampaikan Sari, salah seorang warga Gunung Elai. Menurutnya, masih ada beberapa trotoar di Bontang yang belum diperbaiki akibat terkena dampak dari bekas proyek galian jargas beberapa waktu lalu. Sehingga hingga saat ini kerusakanya masih terlihat meskipun tak terlalu parah .

“Cat hitam putihnya juga sudah banyak yang pudar. Harapannya yang pudar bisa dicat ulang agar lebih terang warnanya,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Bina Marga Dinas pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (DPUPRK), Abdul Azis Muslimin mengatakan, penyebab utama yang menjadi kendala tidak maksimalnya pemeliharaan trotoar lantaran kucuran anggaran Pemkot yang terbatas.

Bagikan berita ini!
  • 8
    Shares
loading...