Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Advertorial

15 Unit Kerja Raih Predikat Terbaik dan Baik Badak LNG Gelar “Supervisi dan Evaluasi Sistem Kearsipan 2018

Published

on

Dibaca normal 3 menit

BONTANG – Badak LNG menggelar “Supervisi dan Evaluasi Sistem Kearsipan 2018” yang melibatkan seluruh unit kerja (central file) di lingkungan Badak LNG dan Jakarta, Jumat (21/9) lalu. Program tersebut telah dimulai sejak 6 Agustus sampai dengan 10 September 2018.

Pelaksanaan kegiatan ini dikarenakan record center atau unit kearsipan mempunyai tanggung jawab untuk mengoordinasikan sistem kearsipan di perusahaan. Serta mengelola, menyimpan, dan menyusutkan arsip-arsip inaktif sesuai Pedoman Kebijakan atau prosedur nomor PPG/PTB-BJ12/001 dan Undang-Undang 43 tahun 2009 tentang Kersipan.

Adapun dasar penilaian terkait tingkat pengetahuan sekretaris dalam penguasaan teori serta implementasi klasifikasi arsip. Seberapa lama penemuan kembali arsip dan seberapa mudah sekretaris atau pengelola menemukan arsip yang dibutuhkan, bagaimana mengelola surat masuk dan surat keluar, pemanfaatan e-record, kemauan untuk mengetahui ilmu kearsipan, mempunyai jadwal retensi arsip (JRA) dan dasar hukum lain, paham dan melaksanakan mekanisme penyerahan arsip inaktif ke record center, hingga paham dalam melaksanakan mekanisme pemusnahan arsip baik, arsip aktif, maupun in aktif.

Dalam mengemban tugas dan tanggung jawabnya, record center sudah memberikan prestasi terbaik untuk perusahaan. Yang mana pada 2016, unit kearsipan mendapatkan predikat Unit Kearsipan Terbaik tingkat nasional kategori BUMN. Sementara di 2017 mendapatkan penghargaan Arsiparis Terbaik tingkat nasional kategori BUMN yang dilaksanakan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia.

Pjs Chief Operating Officer Badak LNG, Bambang Prijadi menerangkan, Badak LNG telah beroperasi dengan aman, andal, dan terpercaya sejak 1975. Tentunya didukung dari segala faktor, salah satunya arsip. Saat ini penanganannya dilakukan generasi melenial dengan sistem integrasi dan terkomputerisasi sejak 20 tahun lalu.

“Berusaha dalam hal ini merasa penting untuk melakukan arsip secara integrasi dengan gedung yang terpusat (record center). Karena arsip ini penting untuk memudahkan kita mencari dokumen juga lebih cepat mencari dokumen untuk mengerjakan suatu pekerjaan. Itulah tujuan menyusun secara integrasi,” ucap Bambang.

Sebelumnya1 dari 3 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments