Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Sangatta

Ribuan TK2D Tuntut Kesejahteraan  Lakukan Aksi Damai, Kepung Kantor Bupati dan DPRD

Published

on

Dibaca normal 3 menit

SANGATTA – Ribuan Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) Kutim menuntut kesejahteraannya pada pemerintah daerah. Mereka melakukan aksi damai di depan gedung kantor bupati dan dilanjutkan ke gedung DPRD, pada Selasa (25/9).

Dengan kompak mengenakan pakaian seragam dan hitam putih, ribuan TK2D yang terdiri dari Satpol PP, tenaga kesehatan, keguruan, Dinas Perhubungan (Dishub), dan TK2D dari kecamatan, bersorak memanggil bupati.

Mereka menyampaikan aspirasi dan tuntutan yang menjadi keluhan pegawai kontrak se Kutim. Di antaranya tidak teraturnya sistem penggajian dan tuntutan jalur khusus untuk tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mendatang.

Mereka menuntut untuk bertemu langsung dengan Bupati Kutim Ismunandar, agar segala tuntutan mereka dapat didengar. “Kami ingin langsung ketemu bupati, tidak ingin bertemu dengan yang lain. Keluarkan bupati,” begitu riuh suara peserta aksi damai.

TUNTUT HAK: Forum TK2D Kutim saat melakukan aksi damai di halaman kantor bupati dan DPRD, Selasa (25/9).(Foto: LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

Ketua Forum TK2D Kutim, Mursalim menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya meminta agar gaji TK2D dinaikkan menjadi Upah Minimum Kabupaten (UMK), menolak tes CPNS yang tidak berpihak pada mereka, dan tidak menambah kembali penerimaan TK2D.

“Sebelum adanya aksi ini, kami sudah sangat sering bersurat kepada pemerintah terkait banyaknya permasalahan seperti penurunan gaji dan sebagainya,” ungkapnya saat berorasi di depan gedung DPRD.

Tidak hanya itu, pihaknya juga kerap kali melakukan pertemuan kepada bupati dan juga melakukan rapat dengan anggota DPRD namun tidak ada solusi yang di berikan. Sehingga ia mengaku melakukan aksi damai ini sebagai langkah terakhir yang ditempuh.

“Kami sudah berkali-kali rapat dengan anggota DPRD namun tidak ada hasilnya. Mereka bilang nanti kami bicarakanlah, tapi sampai sekarang tidak ada solusi. Teman – teman perlu solusi di depan mata, makanya kami melakukan ini,” jelas Mursalim.

Sebelumnya1 dari 3 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca