Bontang

Empat Traffic Light Solar Cell Diganti

BONTANG – Dinas Perhubungan (Dishub) bakal mengganti lampu lalu lintas (lalin) atau traffic light yang masih menggunakan tenaga solar cell. Menurut Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pengadaan area traffict control system (ATCS) Kuswandi, kelemahan dari solar cell apabila cuaca mendung maka pengisian aki tidak berjalan maksimal.

“Jadi saat ini kami akan melakukan penggantian empat traffic light dari solar cell ke sambungan listrik PLN,” kata Kuswandi kepada Bontang Post, Sabtu (6/10) kemarin.

Keempat lampu lalin tersebut terletak di simpang tiga Berbas, simpang empat Bontang Baru, simpang tiga perumahan Bukit Sekatup Damai (BSD), dan simpang empat depan RSUD Taman Husada. Jika ditotal, maka penggantian tiang lampu lalin berjumlah 26 unit. Mengingat tiap jalur dalam satu titik lokasi terdapat dua unit traffic light yang diganti.

Diakuinya, selama ini kerap terjadi kerusakan di empat titik tersebut. Bahkan upaya perbaikan kerap dilakukan oleh Dishub, saat lampu lalin itu mati. Kuswandi menuturkan dengan penggantian ini dapat mengurangi biaya pemeliharaan lampu lalin selama ini.

“Secara otomatis biaya pemeliharaan akan berkurang karena memang kalau solar cell itu mudah rusah. Terlebih bila cuacanya seperti pagi ini (kemarin, Red.) dipastikan malam tidak akan menyala,” tuturnya.

Penggantian ini menelan biaya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bontang sebesar Rp 955 juta. Adapun tahapannya sudah masuk dalam proses lelang pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Pemenang lelang ialah perusahaan Putri Triyoga Gemilang yang beralamat Samarinda. Meskipun dalam keterangannya berwujud pengadaan ATCS.

Sementara untuk pengadaan ATCS sendiri bakal dilakukan setelah semua traffic light terkoneksi dengan listrik dari PLN. Menurut Kuswandi, diprediksi pemasangan ATCS bakal dilakukan pada tahun depan. Nantinya semua titik bakal terhubung dengan kabel fiber optik menuju ruang kontrol.

“Tahun ini kami siapkan penunjang dulu, biar ke depan bisa langsung connect semua titik melalui kabel fiber optik,” pungkasnya. (ak)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button