Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Nasional

Kompolnas Sesalkan Tudingan Keberpihakan Polri Terkait Proses Penyidikan Kasus Ratna Sarumpaet

Published

on

Dibaca normal 2 menit

KASUS penyebaran berita bohong alias hoaks yang diduga dilakukan Ratna Sarumpaet berbuntut panjang. Bahkan sampai menyeret institusi Polri yang tengah melakukan penyidikan terhadap kasus ini. Dalam hal ini, Polri dituding memiliki keberpihakan ketika proses penyidikan tersebut tengah dilakukan.

Malahan, ada yang menuntut Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dicopot dari jabatan dengan tudingan telah melakukan tindakan korupsi dan kasusnya pernah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Terkait hal itu, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyayangkan adanya tudingan-tudingan yang tidak bertanggung jawab di tengah proses penegakan hukum yang berlangsung. Dalam hal ini, Kompolnas menilai diprosesnya kasus penyebaran hoaks yang diduga dilakukan Ratna Sarumpaet dengan adanya penetapan tersangka, pemanggilan saksi-saksi, serta pengumpulan alat-alat bukti  adalah suatu hal yang biasa.

“Hal tersebut menunjukkan berjalannya hukum di negara kita. Equality before the law, atau kesetaraan di hadapan hukum, menjadikan semua orang di Indonesia wajib mematuhi hukum, tidak terkecuali pejabat tinggi, tokoh, maupun figur publik,” kata Sekretaris Kompolnas, Bekto Suprapto melalui keterangan pers kepada Bontang Post, Rabu (10/10).

Disebutkan, Kompolnas mengapresiasi Polda Metro Jaya yang menerapkan prinsip equality before the law. Dengan memanggil tokoh-tokoh penting di Indonesia untuk menjadi saksi kasus Ratna Sarumpaet.

“Sangat disayangkan ketika Polda Metro Jaya menerapkan equality before the law, justru ada yang menuding Polri berpihak. Dan ada pula yang menuntut Kapolri untuk dicopot dengan tudingan bahwa Kapolri melakukan tindakan korupsi dan kasusnya pernah diperiksa KPK,” urai Bekto.

Lebih lanjut dia menyatakan, Kompolnas menganggap tudingan terhadap Kapolri adalah tudingan yang serius dan harus dapat dibuktikan kebenarannya. Di sisi lain, Kompolnas sebagai pengawas fungsional Polri sudah melakukan klarifikasi kepada penyidik Polda Metro Jaya dan Propam Polri terkait kasus yang dituduhkan kepada pribadi Kapolri.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments