Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Sangatta

Keluarkan Rp 100 Miliar, PT KPC Pembayar Pajak Tertinggi 

Published

on

Dibaca normal 1 menit

SANGATTA – Dalam pelaksanaan pembayaran pajak massal di Gedung Serba Guna, PT. KPC keluarkan Rp 100 miliar dalam membayar segala jenis wajib pajaknya.

Melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), kegiatan bayar pajak massal ini pertamakali dilakukan di Indonesia. Dengan tujuan mencapai rekor MURI salah satunya. Selain itu, hal ini juga merupakan salah satu sumbangsih Bapenda kepada Indonesia.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kutim, Musyaffa mengatakan, dengan adanya kegiatan ini menjadi penilaian untuk melihat sejauh mana masyarakat taat pajak. Selain itu pula, dia mengatakan tujuan lain, yakni sebagai wadah apresiasi untuk seluruh elemen di Kutim.

“Kegiatan ini cukup ramai, ada yang bayar pajak kendaraan roda dua hingga pajak perusahaannya. Nominalnya jelas berbeda,” tuturnya saat press realese.

Lebih lanjut, ia menuturkan dari seluruh perusahaan yang ada, dan melakukan pembayaran pajak massal tersebut, PT. KPC menjadi salah satu perusahaan pembayar pajak paling besar di antara yang lainnya.

Dikatakan oleh GM External Affairs and Sustainable Development PT KPC, Wawan Setiawan, tepat hari ini dirinya telah melakukan kepatuhan pajak dengan membayar pajak kurang lebih Rp 100 miliar.

Dengan rincian Pajak penghasian karyawan atau PPh 21, kurang lebih Rp 12 miliar dan Pajak PPh 26, terkait dengan jasa penerbangan jasa pelayaran dan konsumsi, kurang lebih Rp 64 miliar, sementara sisanya untuk pajak provinsi.

“Kami sudah melakukan kepatuhan pajak dengan membayar kurang lebih 100 miliar, yaitu pembayaran untuk  PPh 21 dan PPH 26,  dan juga provinsi,” ujarnya.

Perusahaan penghasil tambang batu bara terbesar ini membayarkan kewajiban pajak dari segala sektor perusahaan. Selain itu, Wawan juga menyebutkan, PT. KPC menjadi salah satu perusahaan taat membayar pajak dan terbesar di Indonesia.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments