Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Olahraga

Tiga Venue Porprov di Bontang Lepas  KONI Sebut Kondisi Lokasi Pertandingan Jadi Pertimbangan 

Published

on

Dibaca normal 1 menit

BONTANG – Jatah Bontang untuk pelaksanaan pekan olahraga provinsi (Porprov) Kaltim dipastikan berkurang. Hal ini diputuskan dalam rapat koordinasi antara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim dengan Technical Delegate (TD), Rabu (10/10) kemarin, di Sekretariat KONI Kaltim.

Menurut Sekretaris KONI Bontang Umar Gading, dari enam yang direncanakan, kini hanya tersisa tiga cabang olahraga (cabor) yang digelar di Bontang. Meliputi selam, renang, dan boling. Sementara tiga cabor yakni sofbol, hoki, dan drum band akan diselenggarakan di daerah lain.

“Iya ada perpindahan. Sofbol dan hoki akan dimainkan di Samarinda. Sementara drum band dipertandingkan di Kutai Timur,” kata Umar kepada Bontang Post melalui sambungan telepon, Rabu (10/10) kemarin.

Dijelaskannya, pertimbangan TD melakukan perpindahan lokasi pertandingan ialah aspek kondisi venue dan ketersediaan sarana penunjang. Banyaknya material kaca pada GOR Taman Prestasi menjadi catatan oleh TD.  Padahal sebelumnya venue tersebut akan memainkan dua nomor cabor hoki indoor.

“Ketika bola dipukul kemungkinan besar juga mengenai kaca, itu pertimbangan TD,” tutur Umar.

Sementara untuk cabor hoki outdoor disebabkan tidak ratanya struktur lapangan di Stadion Taman Prestasi. Penilaian serupa juga terjadi di venue sofbol, TD menilai sarana tempat duduk atlet sangat minim. Belum lagi persoalan sarana mandi, cuci, kakus (MCK) yang terlalu jauh dengan lapangan.

Permasalahan lain terjadi di cabor drum band. Tidak ikutnya tim drum band Bontang dalam pra porprov berakibat harus absen dalam kejuaraan bergengsi empat tahunan sekali se-Kaltim tersebut. “Kalau drum band karena tidak ikut pra porprov. Maka tidak diperbolehkan turun di porprov. Buat apa mengambil venue kalau tim Bontang tidak ikut,” ucapnya.

Menurutnya, KONI Bontang bersikap legawa dengan keputusan ini. Hasil penilaian TD pun telah diputuskan oleh tim pengawas dan pengarah (wasrah) bersama KONI Kaltim. “Tidak punya hak untuk menahan perpindahan itu. Hal ini murni dari TD yang memberikan penilaian,” pungkasnya. (ak)

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments