Connect with us
Lomba Foto Pupuk Kaltim

Sangatta

Kejar Ketertinggalan, Bakal Rampungkan Pembangunan Bupati Sampaikan Perkembangan Dua Tahun Masa Jabatan 

Published

on

Dibaca normal 2 menit

SANGATTA – Memasuki masa tiga tahun kepemimpinan, Pemerintah Kutim paparkan masa kerja di dua tahun terakhir. Sebagai bahan evaluasi, agar memiliki strategi untuk menegaKkan kerja tuntas selama masa jabatan. Selain itu juga sebagai tongkat estafet untuk melanjutkan kepemimpinan.

Disampaikan Bupati Kutim, Ismunandar perihal capaian selama 2016-2017. Ia mengaku sempat menghadapi masa-masa sulit di bidang keuangan daerah, namun ia merasa tetap optimistis menghadapi tantangan tersebut, dan telah dilakukan upaya seperti meningkatkan efisiensi dalam budgeting.

Dengan meningkatkan proses pengendalian pembangunan secara berkala melalui kegiatan coffee morning, mengupayakan pendanaan alternatif dari sumber-sumber lain seperti APBN, APBD Provinsi dan pinjaman daerah untuk meningkatkan kemampuan fiskal daerah, serta meningkatkan peran semua pemangku kepentingan dalam pembangunan daerah, termasuk di dalamnya adalah optimalisasi program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Ada beberapa kemajuan pelaksanaan pembangunan daerah, antara lain perkembangan ekonomi daerah yang ditunjukan oleh laju pertumbuhan Produk Domestic Regional Bruto (PDRB), diketahui laju pertumbuhan PDRB tanpa migas dan batu bara 2016 sebesar 1,14% meningkat menjadi 2.93% pada 2017,” ujarnya saat menyampaikan agenda tahunan Sidang Paripurna Istimewa I mendengarkan pidato bupati menjelang peringatan HUT Kutim, di Gedung DPRD, Kamis (11/10).

Sedangkan dengan migas dan batu bara sebesar (-1,07%) pada 2016 meningkat menjadi 1,49% di 2017.

Juga, pencapaian angka indeks pembangunan manusia (IPM) sebagai indikator komposit dari pembangunan sektor pendidikan kesehatan dan daya beli,  meningkat dari 71,10% di 2016 menjadi 71,91 % pada 2017, sedangkan indeks kedalaman kemiskinan, antara 2016 dan 2017 mengalami penurunan dari angka 2,05% menjadi 1,26%.

“Indikator kesehatan masyarakat Kutim dari 72,39 pada 2016 meningkat menjadi 72,45 pada 2017. Untuk indikator pendidikan ditunjukan dengan angka rata-rata lama sekolah mengalami peningkatan darai 8,72 pada 2016 menjadi 8,96 pada 2017, dalam bidang pembangunan infrastruktur terutama jalan, air bersih dan listrik terus mengalami peningkatan,” katanya.

Sebelumnya1 dari 2 halaman
Gunakan tanda ← → (panah) untuk membaca

Advertisement
Comments